Notification

×

Adsense atas

Adsen

Produk Kujare Manjah, Antarkan UP2K Sikatim Kameh Berlaga Tingkat Sumbar

Rabu, 08 Juni 2022 | 21:07 WIB Last Updated 2022-06-09T01:10:18Z

Ketua UP2K Sikatim Kameh, Desa Sikapak Timur, Pariaman Utara, Kota Pariaman Rahmi Wasdi sedang memperagakan produk minuman "Kujare Manjah" di Galery UP2K setempat (foto.dok.mcp)



Kota Pariaman - Berawal dari ketakutan masyarakat dan ibu-ibu di Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, terhadap virus covid-19 yang mulai mewabah tahun 2020 lalu, maka mereka membuat Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Sikatim Kameh bersama Ketua TP PKK Desa Sikapak Timur.


Terutama, mereka berinisiatif untuk membuat suatu produk minuman berasal dari bahan rempah-rempah rumah tangga yang tersedia di Desa mereka. Hal itu bertujuan meningkatkan daya tahan tubuh mereka terserang dari virus dan penyakit.


Akhirnya, bulan Februari 2020 terciptalah suatu inovasi dari UP2K Sikatim Kameh bersama Kader PKK dengan produk yang diberi nama "Kujare Manjah" yang berarti produk terbuat dari Kunyit, Jahe, dan Rempah.


Hal demikian diceritakan Ketua UP2K Sikatim Kameh Desa Sikapak Timur Rahmi Wasdi ketika diwawancarai Tim Peliput MCP di Galery UP2K Sikatim Kameh, Rabu (08/06/22).


Keberhasilan membuat minuman Kujare Manjah ini, kata Rahmi, maka membuat warga masyarakat setempat tidak lagi merasa kerepotan meracik sendiri minuman. Karena, dianggap mampu untuk memperkuat imunitas dan stamina. 


"Sejak saat itu sampai sekarang, masyarakat Desa Sikapak Timur selalu rutin mengkonsumsi minuman Kujare ini, sebagai minuman kesehatan" jelas Rahmi Wasdi.


Ia menyebutkan, banyak manfaat yang bisa diperoleh dari mengkonsumsi Kujare Manjah ini. Seperti mengobati tenggorokan yang gatal, batuk, masuk angin. Juga, bisa mengobati sakit haid yang diderita kaum perempuan.


"Produk minuman ini menjadi salah satu produk unggulan UP2K Sikatim Kameh. Tak pelak lagi, mengantarkan Kelompok UP2K ini mewakili Kota Pariaman mengikuti lomba UP2K di Tingkat Provinsi Sumatera Barat, 15 Juni 2022 mendatang" sebut Rahmi.


Rahmi pun mengakui, Kujare Manjah ini sudah menjadi minuman rutin warga masyarakat Desa Sikapak Timur dari berbagai kalangan usia. Tidak ketinggalan  pemuda-pemuda desa ini, juga rutin mengkonsumsi Kujare ketika mereka akan berlatih dan bermain bola. 


Selain itu, kata dia, sejumlah warung-warung di Desa ini telah tersedia Kujare Manjah sebagai minuman khas untuk menghangatkan suhu tubuh mereka. Apalagi, berkumpul pada malam hari di warung sambil minum Kujare Manjah dari dinginnya udara malam.


“Kujare Manjah sudah ada PIRT nya, sedangkan untuk label halal dan BPOM masih dalam proses penyelesaian. Untuk pemasaran sendiri kami posting lewat media sosial, juga sudah ada di shoppe" ucapnya.


Ia menambahkan, orderan rutin Kujare Manjah sampai saat ini datang dari PSSI Sumbar. Juga dikalangan warga masyarakat Kota Pariaman yang sudah mengetahui keberadaan dan khasiat dari Kujare Manjah ini.


Lebih lanjut Rahmi menjelaskan, Kujare Manjah bisa diperoleh setiap saat di UP2K Sikatim Kameh. Berbicara tentang harga, itu sangat terjangkau sekali. Yakni, Satu pak Kujare Manjah isi 10 (sepuluh) bungkus, dijual dengan harga Rp 15 ribu, sedangkan dalam kemasan dijual dengan harga Rp 30 ribu per-botol.


“Mudah-mudahan Kujare Manjah semakin banyak diketahui khalayak ramai, baik di Kota Pariaman, Sumatera Barat maupun Nasional. Sehingga akan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Sikapak Timur. Karena, Kujare Manjah ini, merupakan produksi rumah tangga ibu-ibu PKK melalui UP2K Sikatim Kameh” ungkap Rahmi mengakhiri. (mcp/909)




ADSEN KIRI KANAN