Notification

×

Adsense atas

Adsen

Mobil Listrik Buatan China Terjun dari Lantai 3 Gedung Kantor, 2 Orang Tewas

Jumat, 24 Juni 2022 | 16:38 WIB Last Updated 2022-06-24T09:38:04Z

 

mobil listrik.



SHANGHAI - Produsen mobil listrik China Nio mengatakan bahwa dua orang tewas ketika salah satu kendaraannya jatuh dari lantai tiga kantor pusatnya di Shanghai. Seorang anggota staf dan satu orang dari perusahaan mitra tewas dalam kecelakaan itu.


Insiden itu terjadi pada Rabu (22/6/2022) sekira pukul 17:20 waktu setempat, kata perusahaan dalam pernyataanya. Orang-orang yang meninggal berada di dalam kendaraan saat mobil itu jatuh dari gedung.


Nio mengatakan pihaknya segera memulai penyelidikan atas insiden tersebut bekerja sama dengan pejabat pemerintah, sebagaimana dikutip okezone.com.


Area lantai tiga tempat mobil jatuh telah dideskripsikan secara beragam sebagai ruang pamer, fasilitas pengujian, atau tempat parkir mobil.


“Perusahaan kami telah bekerja sama dengan departemen keamanan publik untuk meluncurkan penyelidikan dan analisis penyebab kecelakaan. Berdasarkan analisis situasi di tempat kejadian, kami awalnya dapat mengonfirmasi bahwa ini adalah kecelakaan (bukan disebabkan oleh kendaraan), " kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang dilansir BBC.


"Kami merasa sangat sedih atas kecelakaan ini dan ingin menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada rekan kerja dan rekan kerja kami yang kehilangan nyawa. Sebuah tim telah dibentuk untuk membantu keluarga," tambahnya.


Pernyataan awal Nio di Weibo menarik lebih dari 1.000 komentar dalam waktu setengah jam, tetapi kemudian dihapus.


Kalimat terakhir dari pernyataan "tidak terkait dengan kendaraan itu sendiri" memicu banyak tanggapan marah dari pengguna media sosial.


Satu komentar berbunyi "itu menunjukkan darah dingin kapitalisme", sementara yang lain mengatakan, "kalimat terakhir sangat acuh tak acuh. Mereka (penguji) datang untuk menguji kendaraan, tetapi Anda mengatakan (kecelakaan) tidak ada hubungannya dengan kendaraan ?".


Namun pengguna Weibo lain mengatakan: "Seharusnya biro keamanan publik mengkonfirmasi apakah itu kecelakaan atau tidak."


Sejak saat itu, pembuat mobil telah memposting versi revisi dari pernyataan tersebut, yang masih mengacu pada kecelakaan itu sebagai kecelakaan tetapi sekarang "bukan disebabkan oleh kendaraan" dalam tanda kurung yang tampaknya tidak menekankan bagian kalimat itu.


Semua komentar untuk posting baru sekarang "RIP".


Nio berada di garis depan dalam upaya China untuk mendominasi industri kendaraan listrik. Ini telah banyak mempertaruhkan baterai yang dapat diganti di mobilnya sebagai cara untuk mengatasi kekhawatiran pelanggan tentang pengisian yang sering.


Perusahaan ini merupakan saingan dari pembuat mobil listrik Tesla yang berbasis di Amerika Serikat (AS). (*)



ADSEN KIRI KANAN