Notification

×

Adsense atas

Adsen

Kementerian PUPR Ungkap Pembangunan Irigasi untuk Pusat Persemaian Rumpin Bogor Habiskan Rp11,9 miliar

Sabtu, 11 Juni 2022 | 13:38 WIB Last Updated 2022-06-11T06:38:00Z


Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono (rompi kuning) mendampingi Presiden Joko Widodo (depan) saat meninjau Pusat Persemaian Rumpin di Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/6/2022). 


JAKARTA  - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan pembangunan sarana irigasi untuk Pusat Persemaian Rumpin di Bogor menghabiskan anggaran Rp11,9 miliar. Pusat Persemaian Rumpin telah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada Jumat (10/6/2022).


Proyek tersebut dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane, sejak 6 Juli 2021 hingga 27 Desember 2021 dengan kontraktor pelaksana PT. Rafa Karya Indonesia, sebagaimana dikutip iNews.id.


Pembangunan prasarana air baku di Persemaian Modern Rumpin ini mencakup pembangunan intake, pompa berkapasitas 3x10 liter/detik, kolam penampungan (water pond), pipa intake, unit filtrasi berkapasitas 11 m3, tangki Air berkapasitas 640 m3, sumur bor dan jalan akses kolam. 


Adapun pemanfaatan air baku bagi bibit-bibit tanaman di Persemaian Moden Rumpin bersumber dari sungai yang tidak jauh dari lokasi persemaian. Selanjutnya dialirkan dengan menggunakan pompa dari intake. 


Setelah beberapa saat diendapkan, air dipompa kembali menuju unit filtrasi dengan kapasitas 12 liter/detik. Air baku yang dibutuhkan untuk persemaian sebesar 800 m3/hari yang dibagi menjadi tiga sesi, yaitu pagi hari 200 m3, siang hari 400 m3, dan sore hari 200 m3.


Lewat pembangunan sarana irigasi tersebut, Kemenhub berperan memberikan dukungan melalui penyediaan prasarana air baku untuk memenuhi kebutuhan air bagi bibit-bibit pohon dengan skala besar yang direncanakan untuk program rehabilitasi lahan kritis dan penghijauan daerah aliran sungai.


Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo meresmikan pusat persemaian modern (nursery center) di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kehadiran persemaian tersebut diharapkan bisa mendongkrak produksi bibit-bibit tanaman pertahun.


Presiden Jokowi mengatakan pembangunan pusat persemaian merupakan bentuk komitmen dan aksi konkret Indonesia dalam menangani perubahan iklim dan perbaikan atau rehabilitasi lingkungan. Ditargetkan sebanyak 30 pusat persemaian dapat dibangun dalam waktu 3 tahun ke depan dengan jumlah produksi masing-masing 12 juta bibit per tahun.


"Kalau kita memiliki 30 pusat persemaian, setahun dapat menghasilkan kira-kira 360 juta bibit. Kita tanam bibit-bibit ini di lahan kritis, di kabupaten atau provinsi yang sering longsor, di daerah aliran sungai terutama di hulunya," kata Presiden Jokowi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/6/2022).


Pusat Persemaian Modern Rumpin merupakan hasil kerja sama antara Kementerian PUPR, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan APRIL GROUP. (*)



ADSEN KIRI KANAN