Notification

×

Adsense atas

Adsen

Harga Energi Meroket, Polandia Dorong Warga Pakai Kayu Bakar

Selasa, 07 Juni 2022 | 17:20 WIB Last Updated 2022-06-07T10:20:00Z

 

Polandia telah mengizinkan warga untuk mencari kayu bakar di tengah meroketnya harga emergi di negara tersebut.



JAKARTA - Pemerintah Polandia telah mengizinkan warga untuk mencari kayu bakar di hutan untuk menghangatkan rumah mereka di tengah melonjaknya biaya energi. Saat ini, Polandia berada di tengah-tengah kekurangan batu bara setelah melarang impor dari Rusia. 


"Selalu mungkin, dengan persetujuan pihak Kehutanan untuk mengumpulkan ranting untuk bahan bakar," kata Wakil Menteri Iklim dan Energi Edward Siarka seperti dilansir RT.com yang mengutip Next Gazeta, Senin (6/6/2022), sebagaimana dikutip Sindonews.com.


Warsawa mengatur, warga yang ingin mengumpulkan kayu bakar harus terlebih dahulu menjalani pelatihan dan mendapatkan izin dari unit kehutanan setempat. Laporan tersebut selanjutnya mengklarifikasi bahwa orang hanya dapat mengambil dahan yang sudah jatuh di tanah, dan tidak menebang pohon. 


"Hanya ranting yang bisa dikumpulkan. Pada saat yang sama, cabang yang dikumpulkan tidak boleh lebih tebal dari 7 cm," kata pejabat Direktorat Kehutanan Negara Katowice Marek Mroz. 


Dia menjelaskan, ranting-ranting yang dikumpulkan itu selanjutnya harus dibawa ke kantor kehutanan lokal, yang akan mengeluarkan faktur. Para pengumpul kayu bakar harus membayar antara 7 hingga 30 zlotys (USD7,02) atau sekira Rp100.000 untuk sekitar 0,25 meter kubik kayu bakar. 


Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki menyalahkan perang di Ukraina sebagai penyebab melonjaknya biaya energi di negara tersebut. Namun, sebagian pihak mengatakan bahwa konflik itu hanya berperan sebagian karena biaya energi di negara itu terus meningkat selama tujuh tahun terakhir. 


Inflasi di Polandia tercatat telah naik menjadi 14% dalam beberapa pekan terakhir. Harga bahan bakar di negara itu tercatat mencapai 8 zlotys (USD1,87) per liter.


Di sisi lain, permintaan bahan mentah di Polandia telah jauh melebihi produksi domestik sejak larangan batu bara Rusia diberlakukan. Sepanjang konflik militer di Ukraina, Warsawa telah menyerukan embargo penuh terhadap energi Rusia. 


Pada Maret lalu, negara Uni Eropa ini menyatakan akan mengakhiri semua impor energi dari Rusia, termasuk minyak, gas, dan batu bara pada akhir tahun 2022. 


Polandia merupakan salah satu negara Uni Eropa yang paling keras menentang Rusia. Negara ini juga menolak mengikuti persyaratan Moskow terkait impor gas dari Rusia. Akibatnya, akhir April lalu Rusia menyetop pasokan gas ke negara tersebut.(*)



ADSEN KIRI KANAN