Notification

×

Adsense atas

Adsen

Telah 6 Kali Diraih ; Kota Pariaman Kembali Mengikuti VLH Evaluasi KLA Nasional Tahun 2022

Senin, 13 Juni 2022 | 14:07 WIB Last Updated 2022-06-14T07:20:58Z

Walikota Pariaman Genius Umar bersama Ketua DPRD Fitri Nora dan unsur Forkompinda mengikuti VLH Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) Tingkat Nasional untuk Kota Pariaman 2022 di Ruang Rapat Balaikota, Senin 13 Juni 2022 (foto.dok.mcp)



Kota Pariaman
- Walikota Pariaman Genius Umar mengikuti Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) Tingkat Nasional untuk Kota Pariaman Tahun 2022, bertempat di Ruang Rapat Balaikota Pariaman, Senin siang (13/06/22).


VLH ini, diadakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, yang dipimpin Sekretaris Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak (PKA), Maydian Werdiastuti, dan Deputi PKA, Faizah yang digelar secara virtual.


“Pemko Pariaman sangat intens dalam mendukung KLA. Hal ini, dibuktikan dengan keberhasilan Program KLA di Kota Pariaman. Yakni telah mendapatkan Penghargaan KLA Strata Madya sebanyak 6 Kali, sejak tahun 2016 lalu,”ujarnya.


Genius mengatakan, Kota Layak Anak (KLA) merupakan Kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen. Yakni melalui sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh. Sehingga berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak serta perlindungan anak.


“Untuk memenuhi kebijakan, program dan kegiatan dalam menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak tersebut, kita terus bersama dengan seluruh stakeholder yang ada, mulai dari DPRD, instansi vertical, (Polri, TNI, Kejaksaan, Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri), OPD, Kecamatan, Desa/Kelurahan, BUMN/BUMD, Swasta, Perbankan, LKAAM. Juga, Forum Anak Kota Pariaman, dengan membuat komitmen bersama dalam pemenuhan hak-hak anak yang ada di Kota Pariaman” ungkapnya.


Genius juga menugaskan setiap OPD yang ada, harus berkontribusi dalam mendukung KLA di Kota Pariaman ini. Dan itu, sudah kita lakukan dalam beberapa tahun terakhir ini.


“Kita banyak membangun sarana dan prasarana yang mendukung untuk pemenuhan hak anak. Seperti, tersedia bangunan ramah anak, Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang aman untuk anak. Sehingga membuat Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) yang Tersertifikasi Kementerian PPPA Tahun 2019 lalu, yang berada di Pantai Cermin. Kita juga selalu melibatkan Forum Anak, dalam setiap musrenbang yang digelar secara berjenjang, mulai dari tingkat desa/kelurahan, Kecamatan sampai tingkat Kota" jelasnya.


Lulusan S3 IPB ini mengatakan, di Kota Pariaman, kita telah membuat kebijakan Wajar (Wajib Belajar) 12 Tahun. Sehingga dari SD sampai SMA/SMK anak-anak kita, semuanya mendapatkan hak sekolah gratis. Bahkan, ditambah dengan 9 Bus sekolah yang mengantar jemput anak-anak kita ini.


“Kita juga mempunyai program unggulan Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja). Anak-anak yang kurang mampu, kita kuliahkan ke jenjang Perguruan Tinggi vokasi. Sehingga ketika mereka tamat nanti, mereka segera mendapatkan pekerjaan dengan keahlian yang dimilikinya” tuturnya.


Genius menjelaskan, Pemerintah Kota Pariaman bersama DPRD Kota Pariaman, telah mengeluarkan 7 (tujuh) Perda, 1 (satu) Ranperda dan 5 (lima) Perwako (Peraturan Walikota), menyangkut pemenuhan Hak Anak di Kota Pariaman.


“Kami berharap, program KLA yang digagas oleh Kementerian PPPA RI, untuk Tahun 2022 ini, Kota Pariaman kembali mendapat penghargaan sebagai KLA untuk yang ke 7 (tujuh), dan kiranya, dapat ditingkatkan stratanya, dari Strata Madya, menjadi Strata Nindya,” tutupnya dihadapan Tim Kementerian PPPA RI ini.


Acara yang berlangsung hampir 4 Jam ini, juga dihadiri Ketua DPRD Fitrinora, Polres Pariaman, Kodim 0308 Pariaman, Kejaksaan Pariaman, Pengadilan Negeri Pariaman, Pengadilan Agama Pariaman, Ketua TP PKK Kota Pariaman, Asisten, Kepala OPD, Camat se Kota Pariaman, Kepala Desa/Lurah, LKAAM, Bundo Kanduang, BUMN/BUMD, Dunia Usaha, Media dan Pengurus Forum Anak Kota Pariaman. (mcp/909)







ADSEN KIRI KANAN