Notification

×

Adsense atas

Adsen

Erdogan Peringatkan Yunani, Militer Harus Angkat Kaki dari Pulau Aegea

Jumat, 10 Juni 2022 | 20:51 WIB Last Updated 2022-06-10T13:51:00Z

 

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Yunani untuk mendemiliterisasi atau tidak mempersenjatai pulau-pulau di Laut Aegea.



ANKARA - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Yunani untuk mendemiliterisasi atau tidak mempersenjatai pulau-pulau di Laut Aegea. Militer harus angkat kaki dari wilayah tersebut. 


“Kami minta Yunani untuk berhenti mempersenjatai pulau-pulau yang memiliki status non-militer dan bertindak sesuai dengan perjanjian internasional. Saya tidak bercanda, saya berbicara dengan serius. Bangsa ini ditentukan,” katanya pada hari terakhir latihan militer yang berlangsung di dekat Izmir, Pantai Aegea Turki, Kamis (9/6/2022). 


Turki mengatakan, Yunani telah membangun militer di pulau-pulau Aegea. Langkah itu melanggar perjanjian yang menjamin status bersih dari senjata di pulau-pulau tersebut.  Dikatakan, pulau-pulau itu diserahkan ke Yunani dengan syarat mereka tetap tanpa militer, sebagaimana dikutip iNews.id.


Sebaliknya menurut Yunani, pulau-pulau itu yang telah dijaga selama beberapa dekade. Wilayah tersebut dekat dengan armada pendaratan besar Turki. Hal itu tentu saja tidak dapat dibiarkan tanpa pertahanan. Yunani dan Turki merupakan sekutu NATO. Tapi keduanya memiliki sejarah perselisihan dalam berbagai masalah, termasuk eksplorasi mineral di Mediterania timur dan klaim saingan di Laut Aegea.


Kedua negara hampir berperang tiga kali dalam setengah abad terakhir. Konflik terakhir terjadi pada 1996 atas kepemilikan Pulau Aegea timur yang tidak berpenghuni.  Tetapi Ankara baru-baru ini mempertanyakan kedaulatan Yunani atas pulau-pulau besarnya yang berpenghuni. Di antaranya Rhodes, Kos dan Lesbos yang akan disebut pulau-pulau “militerisasi”.(*)



ADSEN KIRI KANAN