Notification

×

Adsense atas

Adsen

Delapan Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Atas Tiga Ranperda Yang DiIsulkan Bupati Tanah Datar

Kamis, 30 Juni 2022 | 18:24 WIB Last Updated 2022-06-30T11:25:54Z

 



Tanah Datar, fajarharapan.id - Delapan Fraksi DPRD Tanah Datar sampaikan pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap tiga Rancangan Pereaturan Daerah (Ranperda) di gelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanah Datar, Rabu (29/6)) di Ruang Rapatl Utama DPRD setempat


Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Anton Yondra, didampingi Sekretaris DPRD Yuhardi dihadiri 19 anggota, Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan Kabag di lingkup pemkab Tanah Datar.


Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi DPRD diawali oleh Fraksi PAN Jasmadi, Fraksi PKS oleh Nurzal, Fraksi Demokrat Syafril, Fraksi Gerindra Afrizal Dt Rajo Lenggang, Fraksi Perjuangan Golkar Asrul Jusan, Fraksi PPP dengan Juru Bicara Agus Topik, Fraksi Nasdem oleh Kahirul Abdi, dan Fraksi Hanura oleh Wadiwati.


Fraksi-fraksi menyampaikan tanggapan, saran dan pertanyaan terhadap tiga Ranperda yakni, Ranperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Ranperda tentang Cadangan Pangan dan Ranperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kepada Perusahaan Umum Daerah Tuah Sepakat.


Dalam penyampaian Pemandangan Umum Fraksi beberapa tanggapan, pertanyaan dan saran sebagian besar fraksi-fraksi menyambut baik pemerintah daerah untuk menyelesaikan ranperda sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


“Fraksi PAN menyambut baik pemerintah daerah untuk membahas tiga ranperda untuk di jadikan Perda berdasarkan ketentuan yang berlaku dengan saran nantinya perda ini betul betul tersosialisasi kemasyarakat secara menyeluruh, sehingga masyarakat tahu bahwa segala yang diperbuat dan yang dilakukan pemerintah daerah adalah legal dan dilindungi undang undang”, sampai Jasmadi


Lebih lanjut Jasmadi sampaikan, tentang 3 ranperda yang diajukan diantaranya Ranperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah disarankan Pemda diharapkan melaksanakan penggunaan keuangan daerah lebih diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi, perbaikan infrastruktur, fasilitas kesehatan dan pendidikan.


Sehubungan dengan Ranperda tentang Cadangan Pangan, Jasmadi sampaikan sejauh mana Pemerintah Daerah Tanah Datar menyiapkan data sumber pangan yang berpotensi di wilayah ini dan pangan tidak bisa dipisahkan dengan pupuk, untuk meningkatkan produksi pangan pemerintah daerah juga bisa menjamin ketersediaan pupuk.


Selanjutnya, Ranperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar Kepada Perusahaan Daerah Tuah Sepakat DPRD juga menyampaikan saran dalam penyertaan modal Pemda nantinya ke Perusda harus membidik peluang dan menggali potensi Tanah Datar, sehingga investasi yang ditanamkan tidak sia-sia.


Sedangkan Fraksi Gerindra menyampaikan antara lain; 1.Pengelolaan Keuangan Daerah dari PP No 12 Tahun 2019sampai saat ini berpedoman kepada Perda yang mana ? karena Perda No 3 tahun 2015 sudah dibatasi oleh PP No 12 Tahun 2019.2.Tolong jelaskan cadangan pangan yang akan diatur oleh perda ini antara lain a.Jenis pangan dan Velumenya,b.Tempat dan c.Cadangan perkecamatan.3.Jelaskan maksud kecukupan pangan pokok tertentu yangdimiliki Kabupaten Tanah Datar  untuk lima tahun kedepan,serta perkiraan harga,4..Perlu dijelasakan  berapa besaran penyertaan modal kepada Purusda dan berapa PAD yang akan dihasilkan setiap tahun untuk  5 tahun pertama dan Jenis penyertaan modal yang dimaksud dalam Ranperda ini agar dirinci, ujar juri bicara Afrizal Dt.Rajo Lenggang


Sedangkan 6 fraksi lainnya juga menyampaikan saran, pertanyaan dan tanggapan untuk kelancaran penyusunan 3 ranperda di jadikan perda dengan tujuan peningkapan pendapatan daerah.


Pimpinan Sidang Anton Yondra  menyampaikan  Ranperda selanjutnya akan dibahas di DPRD dan akan dilaksanakan Rapat Paripurna dua hari lagi guna mendengarkan jawaban dari Pemandangan  masing-masing fraksi hari ini atas Ranperda yang diajukan , jelas Anton Yondra. (Veri).


ADSEN KIRI KANAN