Notification

×

Adsense atas

Adsen

Wawako Mardison Mahyuddin ; ASN Agar Memahami Nilai Dasar BerAKHLAK

Sabtu, 21 Mei 2022 | 14:29 WIB Last Updated 2022-05-21T07:29:20Z

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi launching Care Value ASN BerAKHLAK yang dihadiri Bupati dan Walikota se-Sumatera Barat di Kantor Gubernur, Jum'at 20 Mei 2022 (foto.dok.mcp)


Kota Pariaman - Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin hadir pada acara Launching Care Value Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK dengan employer branding "Bangga Melayani Bangsa" yang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) bertempat di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat, Jumat (20/05/22).


Acara yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah ini, juga dihadiri langsung Deputi SDM Menpan RB Alex Denny, Wakil Gubernur Prov Sumbar, Audi Jonaldy, Kepala Biro Sekjen Kemendagri, para Bupati dan Walikota se-Provinsi Sumbar.


Sebelumnya, Core Values dan Employer Branding ASN ini secara resmi diluncurkan Presiden RI Jokowi secara virtual melalui zoom serta saluran Youtube Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) dan 50 saluran Youtube Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah. Termasuk saluran Youtube Badan Standardisasi Nasional (BSN) pada Selasa, 27 Juli 2021 tahun yang lalu.


Mahyeldi dalam sambutannya mengatakan, Core Values ASN berperan sebagai panduan berpikir, bertutur dan berperilaku. Adapun core values ASN diimplementasikan dalam kata BerAkhlak, akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Kemudian, Employer branding yang merupakan moto ASN dalam bekerja menggunakan semboyan Bangga melayani bangsa.


Ia menegaskan setiap ASN itu harus memegang teguh nilai-nilai dasar yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. ASN bukan pejabat yang minta dilayani, yang bergaya seperti pejabat kolonial dulu. ASN harus memiliki jiwa melayani untuk membantu masyarakat.


ASN dilengkapi dengan kewenangan dan sumber daya oleh Negara, otoritas dan sumber daya ini harus digunakan secara akuntabel, dengan loyalitas tinggi kepada pemerintah, bangsa dan Negara.


Selain itu, peningkatan kapasitas, kompetensi dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan menjadi mutlak bagi ASN. Kolaborasi lintas organisasi, lintas daerah, lintas ilmu, lintas profesi menjadi sangat penting. “Dunia menjadi serba hybrid dan kolaboratif. Tidak boleh lagi ada ego sektoral, ego daerah, ego ilmu.


Sedangkan Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin menyebutkan ASN agar dapat memahami nilai dasar “Berakhlak” atau Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.


"Kepada setiap individu ASN agar dapat menanamkan core values atau Berakhlak dan slogan Bangga Melayani Bangsa, baik dalam pekerjaan maupun dalam kehidupan sehari-hari" harap dia.


Pemerintah, kata Wawako Mardison, terus mendorong terciptanya birokrasi yang dinamis. Yaitu tata Kelola yang bersih, efektif, efisien dan cepat mengambil keputusan, sesuai visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden hingga 2024.


"Birokrasi pada dasarnya dimulai dari merubah pola pikir ASN yang harus lebih lincah dan inovatif ," tukasnya mengakhiri. (mcp-909)



ADSEN KIRI KANAN