Notification

×

Adsense atas

Adsen

Walikota Pariaman Resmikan Rumah Restorative Justice Kejari

Selasa, 24 Mei 2022 | 14:29 WIB Last Updated 2022-05-24T12:11:17Z

Walikota Pariaman Genius Umar bersalaman dengan unsur Forkompimko, usai membuka secara resmi selubung papan nama Rumah Restorative Justice (RJ) di Desa Kampung Baru, Pariaman Tengah, Selasa 24 Mei 2022 (foto.dok.mcp)


Kota Pariaman - Untuk membantu masyarakat menyelesaikan persoalan-persoalan sosial dan hukum di tengah masyarakat, agar tidak sampai diproses hukum ke pengadilan, maka Kejaksaan Negeri Pariaman menunjuk Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah sebagai Desa Pertama untuk pilot projek Rumah Restorative Justice (RJ) Kejaksaan Negeri di Kota Pariaman.


Launching Rumah RJ Kejari ini, langsung diresmikan Walikota Pariaman Genius Umar, bertempat di Balai Pemuda Desa Kampung Baru, Selasa (24/05/22).


Walikota Genius Umar dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kota Pariaman sangat mengapresiasi dan mendukung berbagai program pelayanan masyarakat dan inovasi dari Kejaksaan Negeri Pariaman. Yakni program Jaga Desa, Pelayanan Hukum Gratis di Mal Pelayanan Publik Kota Pariaman, Penyuluhan Hukum Kepada Masyarakat, Pemuda dan Perangat Desa/Nagari, Kotak Tempat Mengadu orang kampung (Tampuang) serta Program Kampung Restorative Justice ini.


Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Pariaman terhadap program ini, ucap Walikota, hari ini saya instruksikan kepada para Camat se-Kota Pariaman agar mempersiapkan minimal 1 (satu) Kampung RJ di wilayahnya masing-masing.


"Sehingga tahun depan, Kota Pariaman telah memiliki minimal 4 (empat) Kampung RJ, guna menyelesaikan persoalan dan masalah kampung secara musyawarah mufakat untuk memberikan perdamaian. Juga keadilan kepada masyarakat yang mempunyai masalah tersebut” tegas Genius.


Menurut dia, dalam musyawarah dan mufakat tersebut akan melibatkan tokoh agama, toko adat, tokoh masyarakat nantinya. Juga oleh pihak dari korban maupun pelaku. Intinya berbagai pihak akan terlibat untuk tercapainya perdamaian dengan perinsip musyawarah oleh masyarakat. Walaupun demikian, tentu saja dengan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak-pihak terkait.


"Keberadaan Rumah RJ ini, agar bisa membantu masyarakat dalam menyelesaikan persoalan-persoalan sosial dan hukum di tengah masyarakat. Setidaknya, agar tidak sampai diproses hukum ke pengadilan. Karena, tidak semua persoalah hukum harus dibawa ke pengadilan. Kalau bisa diselesaikan di Rumah RJ secara musyawarah dan mufakat" harap Walikota mengakhiri. 


Terakhir, dilakukan pembukaan selubung papan nama oleh Walikota Pariaman sebagai tanda diresmikannya Desa Kampung Baru sebagai Rumah RJ. Juga pengguntingan pita oleh Ketua DPRD Kota Pariaman Fitri Nora, serta penyerahan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa kepada 5 (lima) orang warga Desa Kampung Baru sebagai perwakilan dari 82 orang keluarga penerima manfaat (KPM).


Dalam acara ini, juga dihadiri Asisten I Setdako Yaminu Rizal, Kajari Pariaman, Kapolres Pariaman, Kabag Hukum, Kadis PMDes, Kadis Kominfo , Kadis Pertanian, Kepala BPKPD, Kadis  DP3AKB, Kadis Perhubungan, Bappeda, Kadis Perindagkop dan UKM, Kadis Dikpora, Kades Kampung Baru, Lembaga Desa, Niniak Mamak, dan PKK Desa Kampung Baru. (mcp-909).








ADSEN KIRI KANAN