Notification

×

Adsense atas

Adsen

Penjual Mi Ayam Tewas Tersambar Petir, BPBD Tangerang Minta Warga Waspada saat Hujan

Selasa, 17 Mei 2022 | 10:15 WIB Last Updated 2022-05-17T03:15:00Z

 

Ilustrasi.

TANGERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat hujan lebat disertai petir. Terlebih lagi, cuaca ekstrem itu masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.


"Cuaca saat ini sangat ekstrem, hujan lebat disertai petir. Dikhawatirkan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah tersambar petir," ujar Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat pada Selasa (17/5/2022), sebagaimana dikutip iNews.id.


Ujat mengatakan saat hujan disertai petir, lebih baik tidak beraktivitas di luar rumah. Jika memang sedang berada di luar ruangan, segera cari tempat yang aman untuk berlindung. Tak hanya itu, jangan pula mengoperasikan berbagai barang elektronik yang memanfaatkan pemancar, seperti radio, televisi, dan telepon dengan kabel.


"Ketika di dalam rumah dan kondisi di luar petir bergemuruh, sebaiknya pakai telepon seluler karena masih relatif aman," lanjutnya.


Sementara itu, Abdul Munir Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang menerangkan bahwa pada Senin, 17 Mei 2022 lalu seorang pedangang mi ayam di Kecamatan Pasar Kemis diduga tersambar petir.


Menurut keterangan saksi, sebelumnya terdengar suara sambaran petir dan melihat ada segumpalan asap yang keluar dari arah dekat gerobak mi ayam, setelah di hampiri saksi melihat korban sudah tergeletak dan tidak sadarkan diri di selokan dekat gerobak mi ayam.


"Korban dibawa menuju klinik Dian Medika Perumahan Taman Walet Sindang sari, sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar Munir. (*)



ADSEN KIRI KANAN