Notification

×

Adsense atas

Adsen


Pemko Pariaman Matangkan Rencana Strategis Pengembangan Kawasan Terpadu

Sabtu, 14 Mei 2022 | 09:13 WIB Last Updated 2022-05-14T02:13:50Z

Walikota Pariaman Genius Umar memimpin rapat membahas tentang rencana strategis pengembangan kawasan terpadu di Kantor Balaikota, Jum'at 13 Mei 2022 (foto.dok.mcp)


Kota Pariaman
- Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, gelar rapat terpadu lintas sektor dengan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Terutama membahas tentang rencana strategis pengembangan kawasan terpadu dari Desa Pauh, Kecamatan Pariaman Tengah sampai Desa Padang Biriak-Birik, Kecamatan Pariaman Utara.


Rapat terpadu ini dipimpin langsung  Walikota Pariaman Genius Umar didampingi Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Yota Balad, dan Asisten II, Elfis Candra, di ruang kerja Walikota, Balaikota Pariaman, Jum'at (13/05/22).


"Kita ingin agar kawasan terpadu ini, mencakup seluruh stakeholder yang ada. Karena itu, saya menekankan agar setiap OPD dapat membuat program dan kegiatan di kawasan tersebut. Sehingga kawasan ini akan dapat sebagai pertumbuhan ekonomi baru nantinya. Juga sekaligus pengentasan kawasan kumuh yang ada di Kota Pariaman, khususnya dari Desa Pauh sampai Desa Padang Birik-Birik," ujarnya.


Genius mengatakan, dalam rapat ini kiranya dapat disepakati setiap OPD akan melaksanakan program. Lagi, mensinergikan dengan kegiatan yang ada di Pusat melalui Kementerian yang terkait dengan tupoksi di masing-masing OPD. Juga, kiranya dapat menarik anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ada di Kementerian-Kementerian tersebut.


"Kita telah memetakan dan mematangkan 8 (delapan) OPD untuk mengeroyok rencana strategis pengembangan kawasan kumuh terpadu ini. Juga dibuatkan siteplan dan proposal kepada Kementerian agar bisa meraih DAK ke Kota Pariaman nantinya," ungkap dia.


OPD yang terlibat itu diantaranya Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) mempersiapkan DAK terintegrasi Sanitasi Dan Air Minum, serta DAK Pemukiman. Dinas Kesehatan membuat program Healty City dan kegiatan pemberdayaan masyarakat


Kemudian, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB (DP3AKB) membuat program Kampung Keluarga Berkualitas Terintegrasi, Ruang Bermain Ramah Anak dan Kampung KB.


Sedangkan, Dinas Perindagkop dan UKM mempersiapkan program dan kegiatan pembinaan terhadap koperasi, pelatihan terhadap pedagang, pelatihan sulaman, pelatihan terhadap para UMKM di kawasan tersebut. Juga menjadikanya kawasan tersebut Central Kuliner dan Suvenir.


Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mempersiapkan desa wisata di daerah Talao Manggung dan Pasar Desa di Desa Naras 1. Sementara itu, Dinas Pertanian Pangan Perikanan (DP3) mempersiapkan Program Kampung Nelayan Maju (Kalaju), Vegetasi Pantai (Penanaman Cemara Laut, Ketapang Kencana, Pinago),  bantuan jaring untuk nelayan, fish box, serta bantuan mesin.


Untuk Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPR) mempersiapkan pembangunan Jalan, Jembatan, Dermaga Tambatan Kapal dan penarikan Kapal Perang untuk Museum. Terakhir, Dinas Pariwisata mempersiapkan destinasi wisata dan program Desa Wisata.


"Saya berharap, dengan adanya rapat secara tepadu ini, dapat menyelesaikan segala permasalahan sosial dan ekonomi yang ada di kawasan itu. Kepada OPD terkait, untuk segera mempersiapkan bahan untuk menyelesaikanya dalam waktu 2 hari ini. Sehingga semua program tersebut, dapat dibantu melalui dana APBN," tegasnya.


Genius juga menuturkan kegiatan ini dapat menjadi suatu inovasi bagi Kota Pariaman. Karena, dengan adanya program DAK terintegrasi ini, kita di Pemko Pariaman melakukannya secara terpadu dengan beberapa OPD. Ia juga mengapresiasi semangat semua yang hadir, untuk dapat merealisasikan hal demikian. (mcp-045).











adsensen-1

ADSEN KIRI KANAN