Notification

×

Adsense atas

Adsen


Masyarakat Pincuran Tujuah Adakan Acara Syukuran Tahunan Alek Kapalo Banda

Minggu, 15 Mei 2022 | 09:49 WIB Last Updated 2022-05-15T02:49:35Z

 



Tanah Datar, fajarhaarapan.id - Dihadiri Bupati Tanah Datar, Eka Putra beserta kepala OPD terkait dan Ketua DPRD Tanah Datar, H. Rony Mulyadi, SE Dt. Bungsu acara Alek Nagari yang menjadi tradisi turun temurun masyarakat jorong Pincuran Tujuh nagari Batipuh Baruah kecamatan Batipuh sebagai Ungkapan Rasa Syukur yang dinamakan Alek Kapalo Banda, Sabtu (14/5)



Alek kapalo banda ini merupakan salah satu tradisi yang sudah turun temurun sejak seratusan tahun yang lalu hingga saat ini masih tetap dilakukan oleh masyarakat setempat, ibaratnya tradisi ini tidak pernah luntur seiring berjalannya waktu. 


Jorong Pincuran Tujuh memiliki mata air yang terletak disekitar masjid Nurul Qalbi jorong tersebut sejak zaman dahulu sampai hari ini tidak pernah kering, sekalipun sedang musim kemarau. 


Mata air tersebutlah yang menjadi sumber 9 air bersih bagi masyarakat disini, sekaligus juga dimanfaatkan untuk mengaliri puluhan hektare sawah masyarakat. Disekitar mata air itu saat ini juga telah dibuat sebuah bak penampungan air oleh warga dan dibuat pancuran sebanyak 7 (tujuh) buah yang dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih, mandi, mencuci juga kebutuhan air lainnya. 


Dengan Rahmad yang ada di Jorong tersebut, masyarakat Pincuran Tujuah mengungkapkan rasa syukurnya dengan menjadikan kegiatan ini sebagai tradisi yang dilaksanakan setiap tahunnya yang pada tahun ini merupakan kegiatan yang ke 113 kalinya.


Bupati Tanah Datar Eka Putra pada acara tersebut menyampaikan acara ini merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat yang menggambarkan kebersamaan dan kekompakan masyarakat yang saat ini sudah jarang ditemukan. 


Bupati mengatakan, berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan sebagai kearifan lokal. "Mudah-mudahan ini bisa terus kita pertahankan, sehingga menjadi contoh bagi 300 lebih jorong lainnya yang ada di Tanah Datar. Yakinlah pemerintah bersama DPRD akan selalu ada dan siap membantu semaksimal mungkin," ujar Eka Putra.


Sementara, Ketua DPRD Tanah Datar Roni Mulyadi Dt Bungsu yang juga hadir pada kesempatan itu sepakat dengan apa yang disampaikan Bupati, tradisi seperti ini perlu untuk terus dipertahankan dan pihaknya sebagai wakil rakyat selalu mendukung apapun yang diminta oleh masyarakat. 


Dilain pihak Wali Nagari Batipuh Baruah Mulyadi BJ mengharapkan tradisi alek kapalo banda masyarakat jorong Pincuran Tujuh ini bisa dijadikan sebagai event daerah dan pihaknya siap berkoordinasi menerima arahan dari pemda terkait tata cara pelaksanaannya. 


Sementara salah seorang tokoh masyarakat setempat C. Dt. Mudo, menjelaskan bahwa alek kapalo banda ini merupakan tradisi yang turun dari mamak ke kamanakan. "Ini sebuah nazar yang harus kami lakukan," terangnya. 


Dia juga menyebutkan, bahwa tradisi yang dilaksanakan setiap tahunnya oleh masyarakat jorong Pincuran Tujuh ini selain nazar juga dimaksudkan untuk memupuk tali silaturahmi antar sesama.(Veri)


adsensen-1

ADSEN KIRI KANAN