Notification

×

Adsense atas

Adsen

Hujan Deras, Sholat Idul Fitri 1443 Hijriyah Pemko Pariaman Digelar di Masjid Darul Ma'arif

Selasa, 03 Mei 2022 | 08:56 WIB Last Updated 2022-05-03T01:56:08Z

Lantaran hujan deras, sebelumnya dijadwalkan di Lapangan Merdeka, terlihat suasana shalat idul fitri 1443 H Pemko Pariaman di Masjid Darul Ma'arif, Senin 2 Mei 2022 (foto.dok.mcp)


Kota Pariaman
- Hujan Deras, Sholat Idul Fitri 1443 Hijriyah Pemerintah Kota Pariaman, yang seyogyanya digelar di Lapangan Merdeka, dipindah ke Mesjid Darul Ma'arif, atau yang biasa disebut Mesjid Tapi Air, Kelurahan Pondok II, Kecamatan Pariaman Tengah, Senin (02/05/22).


Semenjak malam kemaren, Kota Pariaman memang dilanda hujan deras disertai angin kencang, walaupun dalam waktu yang tidak terlalu lama. Tetapi,menyebabkan lapangan merdeka, tempat penyelenggaraan Sholat Ied ini, becek dan basah. Sehingga tidak bisa untuk dipakai masyarakat Kota Pariaman untuk pelaksanaan Sholat Ied ini.


"Kita sudah menyiapkan selama 2 bulan penuh ini untuk Revitalisasi Lapangan Merdeka, agar bisa sebagai tempat pelaksanaan sholat Idul Fitri. Hal itu untuk merevitalisasikan fungsi historisnya sebagai sarana pertemuan warga, sarana olahraga dan alun-alun Kota Pariaman. Karena, cuaca yang tidak memungkinkan, akhirnya Sholat Idul Fitri 1443 Hijriyah kita adakan di Mesjid Tapi Air ini," ujar Walikota Pariaman, Genius Umar.


Ia menambahkan, Revitalisasi Lapangan Merdeka ini dilaksanakan dengan pola gotong royong, baik jajaran pemerintah Kota Pariaman, dari ASN dan Non ASN bahkan masyarakat ikut bersama-sama bergotong royong demi suksesnya revitalisasi Lapangan Merdeka, kembali ke fungsinya semula.


"Semangat gotong royong di Kota Pariaman sangat kuat, semua ini merupakan warisan dari mendiang Bupati Anas Malik. Melalui gotong royong, kita telah  membuka 15 (lima belas) ruas jalan baru non budgeter di tengah keterbatasan anggaran, bahkan tanpa ganti rugi. Insya Allah, jalan-jalan baru yang dibuka oleh masyarakat bersama Pemerintah Daerah tersebut, akan kita tingkatkan dengan pengaspalan, baik melalui anggaran provinsi maupun anggaran pusat," tukasnya.


Genius juga menuturkan tentang program kerja dan keberhasilan yang telah diraih oleh Kota Pariaman dihadapan jemaah Sholat Ied yang memadati Mesjid Darul Ma'arif ini, Pemko Pariaman sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan baik fisik maupun non fisik.


"Untuk Pembangunan fisik yang telah kita laksanakan diantaranya Pembangunan Pasar Rakyat Pariaman yang merupakan bantuan dari Presiden dan diresmikan oleh Wakil Presiden, 6 April 2021 lalu. Kita juga membangun kawasan wisata dan kawasan waterfront city Talao Pauh, Pendestrian Batang Piaman, Bendungan Talang Kuning dan pembangunan lainya," terangnya.


Genius juga mengatakan Pembangunan fisik lainya seperti Revitalisasi GOR Rawang, Revitalisasi Gedung Nasional di Kelurahan Jawi-Jawi I, dan menyusul pembangunan Pasar Basah dan jembatan skybridge yang menghubungkannya dengan Pasar Pariaman nantinya.


"Kita juga membangunan sektor kelautan untuk menunjang sektor pariwisata, mulai pembangunan Dermaga Apung Pulau Ujuang dan Penanggulangan Abrasi Pulau Angso Duo, Pembangunan Pusat Kuliner Talao Pauh, pembangunan sektor pertanian terpadu dan lain sebagainya. Mudah-mudahan proposal yang telah kita ajukan ke Pemerintah Pusat dalam waktu dekat dapat direalisasikan oleh Kementerian/ Lembaga terkait, karena keterbatasan anggaran daerah yang kita punya," ucapnya.


Disamping pembangunan fisik, Lulusan S3 IPB ini mengungkapkan Pembangunan non fisik juga kita selaraskan. Di bidang pendidikan, kita memiliki Program Pendidikan Gratis dari SD, SMP dan SMA/SMK. Khusus untuk SMA/SMK yang saat ini merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi, kita tetap memberikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada Pemprov Sumbar.


"Ada juga Program Satu Keluarga Satu Sarjana (Sagasaja) bagi anak yang tidak mampu. Kita telah menguliahkan hampir 182 orang  pada perguruan tinggi vokasi yang telah bekerjasama. Bahkan, generasi pertamanya sudah 19 orang yang wisuda Tahun 2022 ini," tuturnya.


Di sektor kesehatan, Pemerintah Kota Pariaman telah mengasuransikan seluruh masyarakat miskin. Ini terbukti dengan tercapainya Universal Health Coverage (UHC) yakni mencapai 99,48 persen dari penduduk Kota Pariaman yang telah diasuransikan melalui BPJS, ulasnya.


"Untuk sektor keagamaan, ada Program Pengembangan Pendidikan Non Formal, mulai dari MDA/MDW/MDU dan Read Al Qur’an Center. Melalui program ini kita targetkan semua siswa dapat membaca Al quran dengan baik. Hingga saat ini, masing-masing Desa/Kelurahan telah memiliki MDA/MDW dan MDU, dan di Kecamatan,  telah memiliki minimal 1 (satu) Read Al Qur’an Center," jelasnya.


Genius juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Pariaman, baik di ranah maupun di rantau, kalangan Dunia Usaha, ASN, TNI/Polri yang telah bersama-sama bahu membahu menyukseskan pembangunan Kota Pariaman.


"Terwujudnya pembangunan di Kota Pariaman ini, tentunya perlu dukungan dari semua lapisan masyarakat baik yang ada di ranah maupun yang ada di rantau," tutupnya.


Sholat Ied ini juga dihadiri keluarga Wako Pariaman, Wakil Walikota Mardison Mahyuddin dan keluarga, Ketua DPRD Fitri Nora dan Keluarga, Kapolres Pariaman, AKBP Abdul Azis dan keluarga, Dandim 0308 Pariaman, Letkol Arm Wahyu Hidayat dan Keluarga, Kepala Kantor Kemenag Rinalfi dan keluarga serta para pejabat vertical, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kabag, Kaban, serta masyarakat yang memadati Mesjid Tapi Air ini.


Bertindak sebagai Khatib pada Sholat Idul Fitri 1443 H/2022 M ini, Ustadz Syofyan Jamal (Ketua MUI Kota Pariaman) dan Imam Taunku Baharuddin. (mcp-045).




ADSEN KIRI KANAN