Notification

×

Adsense atas

Adsen

Harga Buah Sawit Anjlok, Apkasindo Pasbar Lakukan Aksi Damai

Selasa, 17 Mei 2022 | 15:30 WIB Last Updated 2022-05-17T08:30:23Z

.


Pasbar, fajarharapan.id - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar) melakukan aksi damai buntut anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS), Selasa (17/5/2022).


Apkasindo prihatin atas anjloknya harga buah sawit petani di 22 provinsi se-Indonesia. Hal itu salah satu dampak larangan ekspor CPO ke luar negeri.


Jika tuntutan mereka tidak diindahkan oleh pihak terkait, maka, aksi serupa akan dilaksanakan secara serentak di seluruh provinsi, termasuk Kabupaten Pasaman Barat.

 

Syafridal Ketua Apkasindo, Kabupaten Pasaman Barat mengatakan, larangan ekspor minyak goreng dan CPO berdampak langsung pada anjloknya harga TBS kelapa sawit di seluruh Indonesia termasuk di Kabupaten Pasaman Barat.


Ada 7 tuntutan yang disampaikan dalam aksi damai tersebut yang ditujukan kepada bupati Pasbar dan gubernur Sumbar.


1. Agar Bupati melindungi petani akibat turunnya TBS sawit antara 50 s.d 75% di Kab.Pasaman Barat.


2.Meminta Presiden Jokowi, untuk meninjau ulang kebijakan larangan ekspor sawit dan produk minyak, goreng serta bahan bakunya, karena dampaknya langsung ke harga TBS petani.


3. Agar Bupati mendukung distribusi MGS (Minyak Goreng Sawit) terkhusus yang subsidi BPDP-KS di Kab. Pasaman Barat.


4. Meminta kepada Bupati supaya memerintahkan kepala Dinas Perkebunan Kab. Pasaman Barat supaya melakukan insvestigasi ke PKS (Pabrik Kelapa Sawit). supaya tidak secara sepihak menetapkan harga TBS petani, namun harus sesuai dengan penetapan harga TBS Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Barat.


5. Meminta kepada bupati supaya mendukung pendirian PKS dan pabrik minyak goreng petani di Kab. Pasaman Barat.

 

6. Meminta kepada bupati untuk menindak tegas pabrik kelapa sawit (PKS) yang memberlakukan harga di bawah penetapan di Propinsi Sumatera Barat, maksimal 15 % lebih rendah dari harga yang ditetapkan propinsi.


7. Meminta kepada gubernur Sumatera Barat untuk merevisi Pergub No. 28 tahun 2020.


Bupati Pasaman Barat H.Hamsuardi mengatakan, tuntutan aksi tersebut akan dilanjutankan kepada gubernur agar dibahas di tingkat propinsi nantinya.


Untuk ke depannya akan rencanakan membangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) kemungkinan tahun depan Sudah berdiri,” ujar Hamsuardi. (By Roni)


ADSEN KIRI KANAN