Notification

×

Adsense atas

Adsen

Fraksi Hanura Pertanyakan Realisasi Berbagai Kegiatan Pemkab Tanah Datar Tahun 2021

Selasa, 17 Mei 2022 | 21:05 WIB Last Updated 2022-05-17T14:11:11Z

 



Tanah Datar, fajarhaarapan.id - Sidang Paripurna DPRD Tanah Datar, dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2021 penuh dengan pertanyaan terkait perolehan opini WTP dikaitkan dari realisasi anggaran dengan realisasi pembangunan yang masih jauh dari harapan.


Sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, SE, MM didampingi Saidani, SP dan Anggota DPRD dihadiri Wakil Bupati, Richi Aprian dan sejumlah Kepala OPD dari Pemerintah Tanah Datar, Selasa (17/2) di ruang sidang DPRD Tanah Datar.


Sebagaimana dipertanyakan Fraksi Hanura, yang disampaikan juru bicaranya, Benny Apero, A.Md mempertanyakan terkait hasil pemeriksaan BPK terhadap laporan Keuangan APBD Tanah Datar tahun 2021 yang memberikan apresiasi sehingga mendapatkan penghargaan opini WTP.


Menurut Benny Apero, setelah dipelajari terhadap pelaksanaan APBD pada tahu 2021 itu masih jauh dari harapan, seharusnya sudah banyak kegiatan pembangunan tersebar di 14 kecamatan, 75 Nagari, ungkapnya.


Selanjutnya Benny Apero mempertanyakan anggaran kegiatan saat masa pandemi Covid-19 yang mengalami penurunan sehingga Badan Anggaran melakukan Refusing anggaran mencapai Rp.57 Miliyar yang digunakan untuk masyarakat, tetapi pemerintah Tanah Datar justru dapat meningkatkan PAD dari pajak, sepatutnya tidak harus terjadi sekalipun target PAD harus diturunkan, ungkap Benny.


Terkait dengan Program Unggulan Pemerintah Tanah Datar yang telah diluncurkan, hasil temuan Fraksi Hanura dilapangan ternyata banyak pertanyaan masyarakat terhadap realisasi program unggalan yang telah disampaikan melalui pertemuan-pertemuan ditingkat nagari dan kecamatan, seharusnya program ini dikoordinasikan dengan DPRD, ungkap Benny.


Hal lain yang menjadi pertanyaan Fraksi Hanura dalam Sidang Paripurna tersebut mempertanyakan masalah pembangunan Lapangan Cindua Mato yang tidak selesai-selesainya dan persoalan yang hangat-hangat nya akhir-akhir ini terkait tidak jadinya Pemerintah Tanah Datar sebagai tuan rumah Porprov 2023 ini.


Lembatan -lembarab Pertanyaan dan saran dari Fraksi Hanura yang disampaikan juru bicara, Benny Apero, A.Md tersebut kemudian diserahkan kepada Pimpinan Sidang, Anton Yondra yang nantinya akan dijawaban oleh Bupati Tanah Datar.


Pimpinan Sidang, Anton Yondra pada Sidang tersebut menjelaskan bahwa pertanyaan dan saran yang disampaikan Fraksi - Fraksi DPRD tersebut akan dibahas oleh Bupati yang selanjutnya Bupati akan menanggapinya pada Rapat Paripurna sesi berikutnya. (Veri)


ADSEN KIRI KANAN