Notification

×

Adsense atas

Adsen

Bupati Andri Warman Dukung Kelanjutan Pembangunan Asrama Mahasiswa

Minggu, 22 Mei 2022 | 23:25 WIB Last Updated 2022-05-23T02:52:48Z

Warga IKAT Kota Padang asal Ampek Angkek Tjanduang, Agam bersama Bupati Andri Warman dan Wali Nagari dari dua Kecamatan, berfoto bersama ketika halal bi halal di Komplex Asrama Mahasiswa IKAT di Air Tawar Timur, Padang, Minggu 22 Mei 2022 (foto.dok.as)



Padang - Bupati Agam Dr.H.Andri Warman, MM menghadiri Halal Bi Halal Ikatan Keluarga Ampek Angkek Tjanduang (IKAT) Kota Padang yang bertempat di halaman Asrama Mahasiswa IKAT, Jln.Talang Betutu No. 20 Air Tawar Timur Padang, Minggu (22/05/22).


Bupati Agam Andri Warman dalam sambutannya menyatakan, sangat mendukung rencana panitia dan segenap anggota IKAT, untuk melanjutkan pembangunan asrama yang sudah lama terbengkalai. Selaku akademisi merasa bertanggung jawab untuk kelangsungan pendidikan anak kamanakan ke jenjang yang lebih tinggi. 


Menurut Bupati Agam, tanpa dukungan dan bantuan kita selaku pihak ketiga, anak-anak pintar, namun kondisi ekonomi orang tuanya kurang mampu akan sulit untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. 


"Disinilah, peran kita bersama untuk memberikan kemudahan bagi anak-anak kita dari kampung mengikuti kuliah di Padang. Seperti pembangunan asrama mahasiswa sejalan dengan rumah Tahfiz" ujar Andri Warman yang juga putra asli Panampuang Ampek Angkek.


Dalam kesempatan itu, Aristo Munandar selaku sesepuh IKAT setelah memberi sambutan, ikut memandu pengumpulan dana untuk pembangunan asrama.Pembangunan ditargetkan sudah selesai pada bulan Agustus tahun 2022, sejalan dengan masuknya tahun ajaran baru.


"Kebutuhan dana untuk kelanjutan pembangunan asrama yang diperkirakan senilai Rp 250 Juta, setelah dihitung sudah hampir terpenuhi. Dana tersebut berasal dari sumbangan badoncek dan donasi dalam bentuk non tunai yang akan di transfer ke rekening atas nama Yayasan Pembangunan 10 Nagari Ampek Angkek Tjanduang, dalam bulan ini" ungkap Aristo Munandar, Bupati Agama dua priode itu yang juga Ketua PMI Sumbar.


Ketua Panitia Halal bi halal yang sekaligus Panitia Pembangunan Asrama Mahasiswa Drs.H.Zulwadi Dt.Bagindo Kali mengatakan, asrama yang mulai dibangun sejak tahun 2008 itu, terhenti pelaksanaan ketika terjadi gempa bumi pada 2009. Tanah seluas 600 meter dibeli oleh Almarhum Azhari, mantan Sekda Kota Padang, sekitar tahun 1962. Dan sekarang sudah bersertifikat atas nama Yayasan Pembangunan 10 Nagari Ampek Angkek Tjanduang.


Kata dia, saat itu sudah dibuat pondasi dengan sistim sumur sebanyak 30 buah, itu menghabiskan dana lebih kurang Rp. 100 Juta. Setelah terhenti beberapa tahun, pembangunan dilanjutkan pada bagian atas dinding dan slof.


"Hingga tahun 2018, bangunan ini sudah bisa digunakan untuk kantor IKAT, tetapi belum bisa digunakan untuk asrama. Juga diperkirakan sudah menelan biaya sebesar Rp 250 juta" ungkap Dt. Bagindo Kali.


Menurut Zulwadi Dt. Bagindo Kali selaku panitia dan pengurus IKAT Kota Padang berharap agar pembangunan asrama mahasiswa IKAT bisa dilanjutkan dan juga akan dijadikan Rumah Tahfiz. Sehingga Asrama ini bisa dimanfaatkan oleh generasi muda yang juga anak kamanakan dari Ampek Angkek Canduang yang akan melanjutkan pendidikan SLTA atau Perguruan Tinggi di Kota Padang.


"Ketika kita berkumpul, disitu kita bisa bermusyawarah dan membahas suatu masalah. Dengan kebersamaan, pekerjaan sulit akan menjadi mudah dan beban berat akan menjadi ringan. Mudah-mudahan asrama mahasiswa IKAT, bisa di manfaatkan oleh anak kamanakan kita pada tahun ajaran baru ini" harap Dt. Bagindo Kali. 


Juga terlihat hadir, Ir. H. Beni Warlis Dt. Tan Batuah Komisaris Bank Nagari, Ir. Joni mantan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumbar, beserta para tokoh masyarakat Ampek Angkek Canduang dan warga Kota Padang yang berasal dari Kecamatan Ampek Angkek dan Kecamatan Canduang Kabupaten Agam.


Ikut bersama rombongan Bupati Agam ini, H. Marjanis, S.Ag.M.Ag Kepala Kantor Kemenag Agam, DR. M. Luthfi Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Agam dan Surya Wendri Kabag Kesra Setdakab Agam beserta rombongan.


Yang menarik pada acara Halal bi Halal warga Ampek Angkek Tjanduang ini, juga dihadiri 2 (dua) orang Camat yaitu Camat Ampek Angkek dan Camat Canduang, serta 10 Wali Nagari yang ada di kedua wilayah Kecamatan tersebut. 


Wali Nagari Bukik Batabuah Firdaus menyebutkan kehadiran Camat dan Wali Nagari, sebagai bentuk kepedulian terhadap perantau dan keseriusan dalam menjaga keharmonisan antara Pemerintah Nagari dengan warganya yang berdomisili di Kota Padang. 


"Sehingga dalam setiap gerak pembangunan di Nagari, akan tercipta komunikasi yang baik dan silaturrahim terus terjalin antara ranah dan rantau melalui Wali Nagari dan Camat sebagai jembatan hati" sebut Firdaus.


Sebagaimana diketahui.Nagari-Nagari yang berada pada 2 (dua) wilayah Kecamatan itu, Kecamatan Ampek Angkek sebanyak 7 Nagari terdapat Ampang Gadang, Balai Gurah, Batu Taba, Biaro Gadang, Lambah, Panampuang dan Pasia. Sedangkan di Kecamatan Canduang sebanyak 3 Nagari adalah Bukik Batabuah, Canduang Koto Laweh dan Lasi.


Diakhiri acara berlanjut kepada sesi diskusi dan ramah tamah antara pengurus dan anggota terkait kelanjutan pembangunan. Kemudian, foto bersama di depan asrama mahasiswa dan ditutup dengan makan siang bersama, antara warga IKAT dengan Bupati Agam dan rombongan Camat dan Wali Nagari. (as/909)




ADSEN KIRI KANAN