Notification

×

Adsense atas

Adsen

Walikota Pariaman ; Tandatangani MoU Dengan Menteri Kominfo Tentang Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas

Kamis, 21 April 2022 | 17:55 WIB Last Updated 2022-04-21T11:00:28Z

Walikota Pariaman Genius Umar tandatangani MoU dengan Menteri Kominfo tentang percepatan penguatan Kota Pariaman menuju Kota Cerdas secara virtual di Ruang Rapat Walikota, Balaikota Pariaman, Kamis 21 April 2022 (foto.dok.mcp)


Kota Pariaman
- Walikota Pariaman Genius Umar menandatangai Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Pariaman dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mempercepat penguatan Kota Pariaman menjadi Smart City (Kota Cerdas) di ruang rapat Walikota, Balaikota Pariaman, Kamis (21/04/22).


Penandatanganan ini dilakukan secara virtual, yang ditandai dengan arahan dan penandatanganan langsung dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G Plate. Kemudian, dilanjutkan oleh Walikota dan Bupati, dari 50 daerah di Indoneisa menandatangani Nota Kesepakatan Bersama Tentang Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas ini.


Kata Genius Umar, Kota Pariaman telah berkomitmen untuk menjadi salah satu Kota Cerdas di Indonesia. Hal ini telah dibuktikan dengan berbagai infrastruktur, program serta aplikasi yang kita bangun dan luncurkan untuk mendukung Smart City tersebut 


Ia menjelaskan, isi dari MoU Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas ini, secara garis besar tentang bagaimana percepatan implementasi kota cerdas (smart city) yang ada di daerah. Maka pihak Kementerian akan menfasilitasi pembuatan master plan kota cerdas di Kota Pariaman tahun 2022 ini.


"Smart city adalah untuk mendorong kemudahan penyelenggaraan layanan publik dan mendukung pemanfaatan aplikasi yang ada di pusat untuk dipakai di daerah. Untuk itu, maka diperlukannya kerjasama yang sinergi dan strategis dengan pihak Kementerian Kominfo dan daerah," ungkapnya.


Genius juga menuturkan, Pembangunan Kota Pariaman Smart City, merupakan usaha yang berkelanjutan, bertahap, dan bersifat multi sektoral. Oleh karena itu, diperlukan sebuah perencanaan berjangka waktu dan terintegrasi, yang dituangkan dalam bentuk dokumen masterplan Smart City. Juga, dengan road map yang berisi program selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pariaman 2018-2023.


"Masterplan Smart City berperan vital sebagai landasan materi dan panduan pembangunan konsep kota masa kini dan masa depan. Masterplan ini berperan besar dalam membantu pemerintah menetapkan kebijakan, regulasi, dan arah serta prioritas pembangunan kota," tegas dia.


Smart City, tidak hanya tentang digitalisasi saja, namun bagaimana menjalankan pemerintahan dan pelayanan publik yang efektif, juga efisien.Tentu, dibarengi penuh dengan inovasi dan kemudahan untuk masyarakat, tutup Genius.


Sementara itu, Menteri Kominfo Johnny G Plate mengatakan, Smart city kuncinya bukan pada teknologi.Tetapi bagaimana inovasi, termasuk didalamnya inovasi memanfaatkan teknologi itu dapat dengan mudah digunakan dan diaplikasi oleh masyarakat.


"Kunci pembangunan smart city bagi suatu daerah bukan terletak pada teknologi, namun bagaimana inovasi diciptakan. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo mendukung pemerintah daerah untuk menciptakan inovasi layanan publik dengan tetap memperhatikan regulasi," tuturnya.


Dengan terwujudnya Kota Cerdas ini, tentu juga akan membuka lebih banyak peluang bagi warga masyarakat. Sehingga berimbas positif terhadap perekonomian dan kesejahteraan mereka, harap dia mengakhiri. (mcp-045)





ADSEN KIRI KANAN