Notification

×

Adsense atas

Adsen


Targetkan TPA Sampah Terbaik di Sumbar, Wako Sawahlunto Perkuat Koordinasi dengan Direktorat Sanitasi Kementerian PUPR

Selasa, 19 April 2022 | 10:11 WIB Last Updated 2022-04-19T03:11:11Z

.


Jakarta, fajarharapan.id - Dalam lanjutan konsultasi kerjanya pasca dari Kementerian LHK, Walikota Sawahlunto didampingi Kepala Dinas Perkimtan LH Adrius Putra dan Pejabat fungsional pengawas LH Andri Maha Putra kembali mempresentasikan tentang kondisi TPA sampah Kayu Gadang Kota Sawahlunto, Senin 18 April 2022 bertempat di ruangan direktorat sanitasi gedung direktorat jenderal cipta karya kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat. 


Dalam paparannya, Deri Asta menyampaikan keberadaan TPA Kayu Gadang sangat vital sebagai bagian akhir dari proses pengolahan sampah masyarakat yang dilayani melalui Dinas PKP2LH. Oleh karenanya kondisi TPA sampah ini harus kita jaga agar berfungsi dengan baik. 


TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) sampah kayu gadang ini merupakan salah satu TPA dengan fasiltas dan sistem operasi sanitary landfill terbaik yang berada di wilayah Provinsi Sumatera Barat. Dengan luas lahan 9,13 Hektar dan zona aktif sel landfill yang mencapai 5 Hektar, TPA sampah kayu gadang mampu melakukan penimbunan sampah dan pengendalian air lindi serta gas TPA yang dihasilkan secara sanitary landfill dengan berbiaya yang relatif murah karena kami untuk tanah penutup sampah pada sel landfill tidak perlu mengeluarkan dana APBD dalam membeli tanahnya. 


Namun pada hari ini kami sampaikan kembali kepada direktorat sanitasi kementerian PUPR melalui kasubdit rentek wilayah I Bapak Sandi dan tim, akses jalan kerja menuju sel landfill TPA sampah kami sejak November 2018 sampai sekarang mengalami rusak berat dan putus total akibat cuaca hujan intensitas tinggi sehingga tidak dapat dilalui alat berat dan truk sampah. 


Tiga tahun belakangan ini kami menimbun sampah kembali ke zona pasif landfill lama dan itu sudah hampir penuh. Kami berharap hasil pertemuan-pertemuan sebelumnya dapat segera direalisasikan melalui dana OPOR (Optimalisasi, Pemeliharaan, Operasional, Rehabilitasi) Kementerian PUPR untuk rehabilitasi kondisi tpa sampah kayu gadang agar kembali normal. 


Menambahkan apa yang disampaikan Walikota, Kepala Dinas PKP2LH menyampaikan kembali kilas balik upaya-upaya yang dilakukan dalam mendapatkan dana OPOR ini. Kami telah melengkapi readness criteria sebagai syarat awal pengajuan dana opor yang akan diberikan dan konsultan pendamping dari Kementerian PUPR juga sudah selesai mensurvey TPA sampah ke lapangan selama 2 hari.


Menjawab apa yang disampaikan Walikota, Direktorat sanitasi melalui subdit perencanaan teknis wilayah 1 mengapresiasi kehadiran Walikota. 


Kami secara teknis informasikan ke pak walikota bahwa tpa sampah kota sawahlunto telah masuk dalam data perencanaan teknis kementerian pupr sebagai lokasi prioritas akan dibantu oleh dana OPOR tahun 2023 yang diperkirakan sekitar 10 Milyar. Sekarang kami sedang siapkan DED untuk rehab TPA tersebut yang penganggarannya tahun ini akan dibantu APBN melalui balai pemukiman wilayah sumbar. 


Syarat-syarat lain yang kami inginkan secara teknis telah terpenuhi oleh Pemko Sawahlunto. Saran lain yang ingin kami sampaikan pak wali, agar Sawahlunto membuat UPTD TPA sampah dan kaji ulang tarif retribusi sampahnya sesuai regulasi permendagri nomor 7 tahun 2021. Jangan sampai Pemko mengalami kekurangan pembiayaan dalam mengoperasionalkan tpa yang telah dibangun dan terstandarisasi. (amp)


adsensen-1

ADSEN KIRI KANAN