Notification

×

Adsense atas

Adsen

Memperingati Hari Kartini ke 144 Perempuan Terbaik di Sumbar Dapat Penghargaan

Jumat, 22 April 2022 | 09:17 WIB Last Updated 2022-04-22T02:17:40Z

 

Foto bersama.


Padang fajarharapan.id - Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April pada setiap tahunnya. Hari Kartini ini diperingati mulai dari pusat hingga ke daerah seluruh Indonesia. Karena Kartini adalah salah satu pejuang emansipasi wanita di Indonesia, terutama dalam hal pendidikan. Dengan perjuangan Kartini itulah saat ini perempuan sudah mulai sejajar dengan laki-laki.


Pada peringatan hari Kartini ke- 144, perempuan Pasaman Barat bernama Nunik Astuti mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat sebagai perempuan berjasa dan berprestasi di bidang sosial budaya.


Nunik Astuti mendapatkan penghargaan tersebut didampingi oleh Bupati Pasbar Hamsuardi, Ketua TP PKK Titi Hamsuardi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPKBP3A dr Anna Rahmadia, di Istana Gubernuran, Kamis (21/4) yang diberikan oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah atas nama pemerintah pusat. 


Sebelum menyerahkan penghargaan, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama kabupaten/ kota yang mendapatkan penghargaan mengikuti zoom meeting secara nasional yang prakasai oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia maju dengan Ibu Iriana Joko Widodo.


Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan para penerima penghargaan Perempuan Perjasa dan Berprestasi tingkat nasional yang diberikan di Sumatera Barat dalam rangka memperingati hari Kartini ke- 144.


"Terima kasih kepada bupati dan walikota yang telah mengusulkan calon-calon terbaik bagi perempuan- perempuan hebat yang berjasa dan berprestasi,"katanya.


Ia menyebutkan, kegiatan yang diprakarsai oleh Organisasi solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju dengan jumlah penerima penghargaan yang telah ditetapkan sebanyak 514 di seluruh Indonesia dan dari Sumatera Barat sebanyak 19 orang. Masing-masing 1 orang per kabupaten/kota sesuai dengan bidang. 


Pemberian penghargaan dari 19 orang di Provinsi Sumatera Barat berdasarkan pada lima kategori bidang setiap kabupaten/kota. Ada bidang pendidikan, kesehatan, bidang sosial budaya, bidang lingkungan hidup dan bidang pertanian.


Kegiatan tersebut melibatkan berbagai institusi lembaga terkait yang sudah ada di masyarakat. Sehingga misi dan tujuan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan misinya yaitu menjalankan pendidikan karakter sebagai upaya peningkatan kualitas kesehatan. Melakukan kegiatan pemberdayaan sosial budaya berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mendorong dan memberdayakan masyarakat dalam pelestarian lingkungan.


"Sedangkan syarat menerima penghargaan adalah tidak PNS, tidak istri PNS, masyarakat yang kegiatannya di daerah,"katanya. 


Perempuan berjasa dan berprestasi di tingkat pusat, dipusatkan di negara. Sedangkan tingkat daerah di provinsi yang dihadiri oleh gubernur, wakil gubernur bupati walikota beserta ketua tim PKK. Para penerima penghargaan masing-masing mendapatkan satu piagam, Plakat dan uang tunai sebesar Rp3.000.000 dari pemerintah pusat. 


"Pemerintah provinsi akan memberikan juga penghargaan berupa uang tunai Rp2 juta yang akan diberikan pada hari jadi Provinsi Sumbar Oktober mendatang,"kata Mahyeldi Ansharullah.


Sementara itu, Bupati Hamsuardi didampingi oleh Ketua TP PKK Titi Hamsuardi mengatakan jika hari ini hanya satu orang perempuan dari Pasbar yang mendapatkan penghargaan. Diharapkan tahun mendatang akan lebih banyak perempuan yang mengeluarkan seluruh kemampuan yang dimilikinya.


"Kita pemerintah daerah selalu mendorong agar perempuan bisa maju, bisa mandiri dan mampu menopang perekonomian keluarga,"kata Hamsuardi.


Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPKBP3A dr Anna Rahmadia menjelaskan jika Alasan diberikan penghargaan kepada Nunik Astuti sebagai penggerak dalam berbagai kegiatan masyarakat bidang sosial budaya. Seperti peningkatan ekonomi perempuan di lingkungan tempat tinggalnya terutama dalam hal pemberdayaan ibu-ibu dalam hal pemberian pelatihan-pelatihan di daerah sekitar agar bisa menjadi nilai tambah yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian. 


"Beliau juga ikut serta dalam pengelolaan kampung keluarga berkualitas di Jorong,"katanya.


Semoga lanjut Anna Rahmadia, akan lahir Nunik Astuti selanjutnya di Pasbar. Sehingga perempuan-perempuan mampu memainkan perannya di segala bidang pembangunan sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh Kartini'.(By Roni)


ADSEN KIRI KANAN