Notification

×

Adsense atas

Adsen

Bupati Suhatri Bur ; Pesantren Ramadhan Membentuk Kepribadian Siswa

Senin, 11 April 2022 | 17:18 WIB Last Updated 2022-04-11T10:18:15Z

Bupati Suhatri Bur sedang berdialog dengan memberikan motivasi kepada salah seorang siswa peserta Pesantren Ramadhan di SMPN 1 2x11 Enam Lingkuang, Sicincin, Senin 11 April 2022 (foto.dok.ikp)


Sicincin - Pesantren Ramadhan merupakan suatu kegiatan pendidikan keagamaan yang bersifat intrakurikuler. Dan diselenggarakan oleh lembaga pendidikan formal, baik sekolah yang berbasis agama maupun sekolah umum.


Untuk kegiatan Pesantren Ramadhan 1443 H/2022 ini, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur membuka secara resmi kegiatan Pesantren Ramadhan bertempat di Mushalla Al Hidayah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kecamatan 2x11 Enam lingkung, Senin (11/04/22).


Bupati Suhatri Bur dalam sambutannya mengatakan bulan Ramadhan tahun ini, merupakan tahun kedua periode kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Rahmang. Dalam kondisi ekonomi kita yang belum begitu pulih akibat Covid-19, maka Pemerintah Daerah mencoba menggiatkan kembali Pesantren Ramadhan. Tahun 2020 dan 2021 lalu, belum maksimal terlaksana disebabkan pandemi Covid-19.


"Untuk tahun 2022 M/1443 H ini, pelaksanaan Pesantren Ramadhan cukup dilaksanakan di Satuan Pendidikan, baik tingkat SD/MI maupun ditingkat SMP/MTs. Karena, Pesantren Ramadhan bertujuan agar peserta didik memiliki pemahaman dan pengalaman tentang nilai-nilai islamiyah, wawasan kebangsaan, wawasan lingkungan hidup, citra diri anak saleh, adab pergaulan muslim, kepemimpinan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba" ungkap Bupati.


Ia menegaskakan, kegiatan ini mendukung terwujudnya Visi Padang Pariaman Berjaya. Yakni Unggul Berkelanjutan, Religius, Sejahtera dan Berbudaya. Jadi, pelaksanaan Pesantren Ramadhan ini merupakan salah satu dari empat kata kuncinya adalah Religius.


"Padang Pariaman yang Religius adalah terciptanya masyarakat Padang Pariaman yang menjunjung tinggi norma-norma agama dan nilai-nilai islami, berpegang teguh pada ajaran agama dan menjadikan agama sebagai pondasi dalam kehidupan sehari-hari" jelas Suhatri Bur.


Pesantren Ramadhan merupakan kegiatan yang diselenggarakan ketika bulan puasa yang diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan. Seperti shalat berjama'ah lima waktu, shalat Tarawih, makan sahur dan buka puasa bersama, tadarus Al-Qur'an, kajian keagamaan dan diskusi agama serta kegiatan keagamaan lainnya. 


"Kegiatan ini merupakan kegiatan intensif yang dilakukan dalam jangka tertentu, yang diikuti peserta didik selama 24 jam atau sebagian waktu saja. Dengan maksud melatih mereka, untuk menghidupkan hari-hari dan malam-malam Bulan Ramadhan dengan kegiatan yang bernilai ibadah" tutup Bupati.



Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Anwar melaporkan, kegiatan pesantren Ramadhan berlangsung selama satu Minggu yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMP/MTs se-Padang Pariaman.


"Pesantren Ramadhan di sekolah selain memberikan pengetahuan agama. Juga memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk bersikap religius, nasionalis, mandiri, gotong royong. Sehingga memiliki semangat amar ma’ruf nahi munkar dan berakhlak mulia untuk mewujudkan Islam Rahmatan lil ‘alamin" ungkap dia. 

 

Sebelumnya, Kepala Sekolah Desmiyati menyebutkan pelaksanaan Pesantren Ramadhan di SMPN 1 Kecamatan 2x11 Enam Lingkung ini dengan kedatangan Bupati, tentu akan menambah motivasi siswa-siswi dalam mengikuti rangkaian kegiatan pesantren Ramadhan.


Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Suhatri Bur memberikan bonus berupa musaf Al-Qur'an beserta uang tunai secara pribadi dan dari Kepala Bank Nagari Cabang Lubuk Alung kepada siswa-siswi yang sudah menyelesaikan tadarusnya sebanyak 16 juz dan 12 juz, serta bagi siswi kelas VIII Nadira yang telah hafal juz 1 dan juz 30.


Dalam kesempatan itu, Kepala Bank Nagari Cabang Lubuk Alung Zulfahmi juga menyerahkan 1 (satu) buah jam dinding untuk Mushalla Al Hidayah.


Ikut hadir dalam acara itu, Kabag Kesra Setdakab Azwarman, Kabag Prokopim Anesa Satria, Camat 2x11 Enam Lingkung Syafrion, para majelis guru (r-045).








ADSEN KIRI KANAN