Notification

×

Adsense atas

Adsen


Aksi Tolak Daerah Otonomi Khusus di Nabire Ricuh, Lima Polisi Terluka Suasana Mencekam

Jumat, 01 April 2022 | 09:41 WIB Last Updated 2022-04-01T02:41:21Z

Suasana demo tolak daerah otonomi khusus di Nabire, Papua, Kamis (31/3/2022).


Nabire, fajarharapan.id - Kericuhan mewarnai aksi demo menolak daerah otonomi baru (DOB) yang berlangsung di Nabire, Papua, Kamis (31/3/2022). Peristiwa ini menyebabkan lima anggota Polres Nabire terluka. 


Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengatakan, dari laporan yang diterima demo berlangsung di lima titik awalnya berlangsung aman. Namun tiba-tiba seorang pendemo yang berada di Pasar Karang berupaya menyerang petugas.



"Selain anggota Polres yang terluka, juga dua tukang ojek diserang para pendemo," ujar Kapolda di Jayapura.


Menurutnya, aksi penyerangan ini dilakukan para pendemo saat hendak diamankan Polres Nabire lantaran melakukan pelemparan menggunakan batu ke arah anggota.


Pendemo juga dilaporkan melakukan perampasan barang milik tukang ojek yang menjadi korban. Saat ini para korban sudah melaporkan insiden yang dialaminya ke Polres Nabire.


Ketika ditanya apakah dari pendemo ada yang terluka, Kapolda menyebut sejauh ini belum ada laporan tentang hal tersebut.


Namun ada delapan pendemo yang diamankan dan diperiksa penyidik di Mapolres Nabire. Identitas kedelapan pendemo yang diamankan yakni berinisial MK, YG, SK, YD, NG, YK, YG dan AG.


"Saat ini situasi  Kamtibmas berangsur-angsur kondusif, namun anggota masih bersiaga," kata Kapolda.(dedi)


adsensen-1

ADSEN KIRI KANAN