Notification

×

Adsense atas

Adsen


Walikota Pariaman ; Melalui Semangat Isra Mi'raj Semarakkan Masjid

Minggu, 06 Maret 2022 | 08:43 WIB Last Updated 2022-03-06T01:43:53Z

Walikota Pariaman Genius Umar ketika memberikan sambutan pada kegiatan memperingati Isra' Mi'raj di Masjid Raya Pauh, Sabtu malam 5 Maret 2022 (foto.dok.mcp)

Kota Pariaman, fajarharapan.id,

- Dengan semangat isra dan mi'raj Nabi Muhammad SAW, kita semarakkan kembali ke Mesjid dan Surau di Kota Pariaman. Berbagai program keagamaan yang diselenggarakan, maka jama'ah akan selalu ramai di Masjid. 


Hal itu disampaikan Walikota Pariaman Genius Umar pada peringatan isra dan mi'raj Nabi Muhammad SAW, yang diadakan Pengurus Masjid Raya Pauh, Kecamatan Pariaman Tengah, Sabtu malam (05/03/22).


Sesuai tema acara isra mi'raj Mesjid Raya Pauh ini "Dengan isra mi'raj kita semarakkan kembali ke Surau sesuai dengan adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, syarak mangato adaik mamakai".


"Peristiwa isra mi'raj adalah sebuah peristiwa fenomenal pada zamannya, dimana perjalanan Nabi Muhammad SAW, dari mesjidil haram ke masjidil aqsa dan juga dari masjidil aqsa ke langit ketujuh, yang dilakukan dalam satu malam," ujarnya.


Genius menuturkan, pemerintah Kota Pariaman, telah banyak membuat program untuk menyemarakkan Masjid, disamping melaksanakan kewajiban sholat 5 waktu.


"Kita berupaya untuk menyemarakkan Masjid, dengan berbagai program keagamaan yang kita punya. Yakni mulai dari magrib mengaji, subuh mubarokah, pembangunan pusat pendidikan Al Qur'an, dan yang lainya. Bahkan, kita punya satu desa satu penyuluh agama. Sehingga berbagai program itu, tentu Masjid, Surau dan Musholla di Kota Pariaman akan selalu ramai jama'ah" harapnya.


Ketua LKAAM Kota Pariaman ini, juga mengingatkan warganya untuk selalu memegang adat dan budaya dalam kehidupan sehari-hari. Hal demikian, agar terus mempertahankan adat dan budaya, sebagai pegangan serta memelihara yang kita punya.


Penceramah Zulhamdi Malin Mudo mengupas tentang hikmah isra mi'raji Nabi Muhammad SAW dan Minangkabau. Minangkabau adalah negeri para ulama, banyak melahirkan ulama ulama besar, juga banyak yang menjadi pahlawan Nasional.


"Yang terjadi saat ini, Minangkabau kekurangan para ulama, buya dan tuanku, remaja yang tidak meramaikan Masjid. Lagi, banyak penyakit masyarakat serta tingginya kasus perceraian di Minangkabau," ulasnya.


Untuk itu, maka perlunya peran Tigo Tungku Sajarangan, Tali Tigo Sapilin betul-betul dijalankan. Sehingga permasalahan yang ada tersebut, dapat kita atasi bersama, katanya Zulhamidi yang juga Ketua MUI Padang Panjang itu mengakhiri.


Hadir Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman Miswan, Kepala OPD, Forkopinca Pariaman Tengah, Camat, Pengurus Masjid Raya Pauh serta masyarakat Pauh dan sekitarnya. (mcp-045).




adsensen-1

ADSEN KIRI KANAN