Notification

×

Adsense atas

Adsen


Walikota Genius Umar Minta OPD Percepat Penurunan Angka Stunting

Kamis, 31 Maret 2022 | 22:08 WIB Last Updated 2022-04-01T00:06:56Z

Walikota Pariaman Genius Umar meminta kesemua Kepala OPD di Daerahnya agar aktif melakukan percepatan penurunan angka stunting dalam Rakor di Balaikota, Kamis 31 Maret 2022 (foto.dok.mcp)



Kota Pariaman - Walikota Pariaman Genius Umar meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman, kecamatan, desa/kelurahan dan stakholder terkait ikut dalam percepatan penurunan angka stunting di Kota Pariaman.


Hal ini disampaikan Walikota Pariaman Genius Umar dalam Rapat Koordinasi Penurunan Stunting Kota Pariaman Tahun 2022 di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (31/03/22).


Wako Genius Umar mengatakan, Kota Pariaman di Tahun 2021 kemarin, angka stunting berada diangka 10,3 persen, sesuai dengan Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM).


“Sedangkan bedasarkan hasil Studi Satus Gizi Balita Indonesia (SSGI) 2021, angka stunting Kota Pariaman berada 20,3 persen. Maka dari itu, kalau bisa angka stunting Kota Pariaman di Tahun 2024 menjadi 0 persen”, terangnya.


Genius Umar juga menuturkan, penyebab stunting ini, karena kurangnya kebersihan lingkungan dan makanan yang dikonsumsi kurang bergizi.


“Sehingga, kita Pemko Pariaman membentuk beberapa kawasan seperti kawasan wisata yang ada di Naras. Jalanya dibuat Dinas PUPR, kesehatan oleh Dinas Kesehatan dan DP3AKB, Perumahan pemukimannya diurus Dinas Perkim LH, dan penangkapan ikan diurus oleh Dinas Pertanian dan Perikanan, dan UKM diurus oleh Disperindagkop. Kalau kita terpadu bekerja, maka angka stunting ini cepat menurun di Kota Pariaman”, sebutnya.


Ia mengatakan di Kota Pariaman masih ada beberapa desa ditemukan angka stunting. Untuk itu, Kepada Dinas Kesehatan, Bappeda, DP3AKB, Kepala Desa dan Tim Percepatan Penurunan Stuntting (TPPS) ditingkat kecamatan dan kelurahan/desa serta tenaga pendamping keluarga yang terdiri dari bidan desa, kader PKK dan kader KB melakukan intervensi khusus terhadap desa yang masih stunting.


“Maka dari itu, semua OPD dilingkungan Pemko Pariaman, kecamatan, desa dan stakeholder terkait ikut berpatisipasi untuk menurunkan angka stunting ini agar target tersebut bisa tercapai”, tutupnya mengakhiri. (mcp-045)


adsensen-1

ADSEN KIRI KANAN