Notification

×

Adsense atas

Adsen

Umat Hindu di Way Kanan Rayakan Hari Raya Nyepi

Kamis, 03 Maret 2022 | 12:48 WIB Last Updated 2022-03-03T05:48:01Z

Umat Hindu melaksanakan upacara untuk merayakan Hari Raya Nyepi, Rabu (2/3/2022).


Way Kanan, fajarharapan.id - Umat Hindu Kampung Bali Sadhar Selatan, Tengah dan Kampung Bali Sadhar Utara,  Kecamatan Banjit, Kabupaten Way, Provinsi Lampung melaksanakan upacara Tawur Kesana. Acara ini merupakan rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi, Rabu (2/3/2022).


Acara tawur kesanga dilaksanakan sehari sebelumnya umat Hindu melaksanakan acara melasti. 


Sekretaris PHDI Way Kanan, I Gede Budi Artana, S.Pd.,MM, Kamis (3/3/2022), menyebutkan, upacara melasti yaitu penyucian simbul-simbul keagamaan dan kepercayaan umat hindu pada sumber air seperti sungai atau laut. Hal ini dilakukan karena diyakini bahwa laut adalah tempat penyucian segala macam bentuk kotoran. 


Selain menyucikan simbol-simbol tersebut secara filosofi acara melasti juga bermakna menyucikan sifat sifat negatif yg ada pada diri manusia itu sendiri sehingga dalam penyambutan Tahun Baru Caka 1944, manusia sudah dalam keadaan bersih dan bersiap untuk kehidupan kedepan yang lebih baik.


Hari ini umat hindu melaksanakan Tawur Kesanga yang bermaksa sebagai bentuk persembahan kepada para Butha Kala yang selalu ada berdampingan hidup di alam semesta ini. Persembahan itu dilakukan dengan  tujuan agar para Butha Kala dapat hidup rukun dan damai dengan manusia, tidak mengganggu kehidupan manusia. 


"Hal ini sebagai bentuk implementasi dari ajara Tri Hita Karana (Tiga jalan menuju kebahagiaan) yaitu berhubungan baik dengan Ida Sanghyang Widhi berikut dg sinar2 sucinya, berhubungan baik dengan sesama manusia dan berhubungan baik dengan alam semesta beserta isinya," ujarnya.


Tawur Kesanga dalam arti luas juga bisa diartikan sebagai bentuk pembersihan sifat sifat negatif dalam diri manusia. Butha kala dan sifat negatif dalam diri manusia digambarkan dengan makhluk mahluk yang menyeramkan seperti raksasa atau hewan buas. 


Masyarakat Hindu khususnya Bali adalah masyarakat yang berbudaya dan memiliki kreativitas seni yang baik kemudian menggambarkan atau mewujudkan butha kala itu dalam bentuk patung patung  besar yang berwujud raksasa atau mahluk menyeramkan lainnya yang disebut dengan ogoh-ogoh. (darwin)


ADSEN KIRI KANAN