Notification

×

Adsense atas

Adsen


Pemkab Solsel Sosialisasikan Tahapan Pemutakhiran Data Indeks Desa Membangun

Selasa, 29 Maret 2022 | 20:58 WIB Last Updated 2022-03-29T13:58:43Z

.


Solsel, fajarharapan id - Pemkab Solok Selatan melaksanakan Sosialisasi Tahapan Pemutakhiran Data Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2022 yang bertempat di Aula Sarantau Sasurambi, Selasa (29/03/2022).


Kegiatan IDM  ini nanti akan mengetahui sejauh apa kemajuan dan kemandirian suatu desa /nagari serta untuk meningkatkan peran serta Wali Nagari, Camat, Tenaga Ahli, Pendamping Desa, dan Lokal Desa dalam pemutakhiran data IDM.


Wakil Bupati H Yulian Efi mengatakan  Demi Pemutakhiran Data Indeks Desa Membangun (IDM), Wali Nagari sebagai garda terdepan dalam hal pelayanan kepada masyarakat agar memperbaiki tata kelola nagari, mulai dari SDM perangkat hingga sarana dan prasarana nagari. 


Dilanjutkan Wabup  bahwa Indeks Desa Membangun (IDM) akan mengukur sejauh apa kemajuan dan kemandirian desa dengan mengukur aspek ketahanan sosial, ekonomi dan ekologi dengan dimensi dan perangkat indikator yang cukup beragam, Aspek tersebut antara lain kesehatan, pendidikan, perdagangan, akses distribusi, akses kredit, lembaga ekonomi, keterbukaan wilayah terkait akses jalan dan moda transportasi, kualitas lingkungan dan potensi dan tanggap bencana dan lain sebagainya.


Selain itu, IDM juga digunakan Kementerian Keuangan untuk menentukan jumlah alokasi dana desa setiap tahunnya, paling sedikit 10 persen dari dana perimbangan yang diterima Kabupaten/Kota dalam APBD setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus (Pasal 72 Ayat 4, UU No. 6 Tahun 2014) artinya hasil dari Pemutakhiran Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2022 ini kemudian akan digunakan dalam penetapan perhitungan Dana Desa Tahun 2023 pada Alokasi Afirmasi dan Alokasi Kinerja oleh Kementerian Keuangan, jelasnya.


Kepada seluruh peserta Wabup berpesan agar peserta sosialisasi ini dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan dapat melaksanakan setiap tahapan pelaksanaan pemuktahiran data IDM Tahun 2022, tutup Wabup.


Menurut Kepala Dinas Sosial Bapak Elfis Basir,SE M.Hum, Sosialisasi tahapan  pemutakhiran data IDM Tahun 2022 diharapkan dapat menghasilkan data IDM yang valid dan sesuai dengan Rill dilapangan, sehingga dapat menjadi data untuk pengambilan kebijakan oleh pemerintah.


Dari hasil pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2021 dapat diketahui Status Desa/Nagari Di Kabupaten Solok Selatan yaitu Status Mandiri 7 nagari, Status Maju 17 nagari, Status Berkembang 12 nagari dan Status Sangat Tertinggal 3 nagari. 


Status Desa berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Nagari di Kabupaten Solok Selatan pada tahun 2021 tersebut tidak begitu berbeda dibanding tahun 2020, kecuali jumlah nagari dengan status Mandiri yang ditahun 2020 hanya 5 nagari ditahun 2021 meningkat menjadi 7 nagari. 


Sementara itu nagari dengan Status Sangat Tertinggal pun dua tahun ini tidak berubah yaitu sebanyak 3 nagari, yaitu Nagari Lubuk Ulang Aling, Nagari Lubuk Ulang Aling Tengah dan Lubuk Ulang Aling Selatan. 


Sosialisasi IDM ini diikuti oleh Perangkat Daerah, Camat, dan Wali Nagari se-Kabupaten Solok Selatan dan dihadiri oleh OPD terkait, Asisten dan Staf Ahli. (Sudirman)


adsensen-1

ADSEN KIRI KANAN