Notification

×

Adsense atas

Adsen

Keluh Kesah Tuchel di Tengah Kebisingan Kabar Penjualan Chelsea

Kamis, 03 Maret 2022 | 14:41 WIB Last Updated 2022-03-03T07:41:56Z

 

Thomas Tuchel mengungkap keluh kesahnya akibat Chelsea akan dijual.


Jakarta - Pelatih Chelsea Thomas Tuchel mengungkapkan keluh kesahnya di tengah kebisingan kabar penjualan klub oleh sang pemilik Roman Abramovich akibat dampak invasi Rusia ke Ukraina.


Chelsea merilis pernyataan Abramovich bakal menjual klub sekitar satu jam sebelum kick-off melawan Luton Town pada babak kelima Piala FA, Kamis (3/3) dini hari WIB.


Abramovich terpaksa harus menjual Chelsea lantaran dikenal memiliki kedekatan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.


Aset-asetnya terancam dibekukan, seiring sanksi ekonomi yang dijatuhkan berbagai negara terhadap Rusia dan individu-individu yang dekat dengan pemerintahan Putin.


"Ada beberapa kebisingan hari ini di sekitar klub tentu saja, jadi tidak mudah untuk fokus tetapi saya pikir kami melakukannya dengan sangat baik," ucap Tuchel usai memimpin Chelsea mengalahkan Luton Town dikutip dari Daily Mail.


Chelsea berhasil lolos ke perempat final Piala FA setelah menang 3-2 atas LutonTown, Kamis (3/3) dini hari WIB. Tiket menuju delapan besar didapatkan Chelsea lewat perjuangan berat, sebagaimana dikutip CNNIndonesia.com.


Luton Town sukses mengejutkan Chelsea di babak pertama. Mereka mampu mencetak gol cepat saat pertandingan baru berjalan dua menit lewat Reece Burke.


Namun, Chelsea mampu mencetak gol penyeimbang lewat Saul Niguez pada menit ke-27. Luton sempat kembali unggul 2-1 lewat gol Harry Cornick pada menit ke-40.


Tetapi, Chelsea mampu membalikkan keadaan menjadi 3-2 lewat gol Timo Werner di menit ke-68 da Romelu Lukaku pada menit ke-78.


Tuchel pun memuji para bintang Chelsea yang sudah berjuang luar biasa mengalahkan Luton meski sulit untuk fokus.


"Sulit dalam keadaan seperti sekarang, perbedaannya besar, Anda datang dari Wembley, final Carabao Cup pada hari Minggu, dan kemudian kami memberi para pemain hari libur yang memang layak. Kemudian Anda memiliki satu hari untuk mengubah pikiran Anda dalam tantangan baru. Kami juga kurang pemain bertahan, dan peraturan kompetisi yang benar-benar baru," ucap Tuchel.


"Kami langsung kebobolan tetapi kami memiliki peluang besar untuk menyamakan kedudukan, lalu lanjutkan. Kemudian kami kebobolan satu lagi, babak kedua kami meningkatkan dan kami mendorong dan tanpa henti tetapi tidak pernah tidak sabar dan kami pantas menang. Jadi kredit penuh [untuk pemain], saya tidak terlalu berharap lebih dari pemain kami, dan kami memainkan pertandingan dengan sangat serius," ujar Tuchel menambahkan.(*)



ADSEN KIRI KANAN