Notification

×

Adsense atas

Adsen


Dua Kementerian akan Kunjungi Kota Pariaman

Kamis, 10 Maret 2022 | 20:51 WIB Last Updated 2022-03-10T14:32:25Z

Kemenko Polhukam dan Kemenkominfo mendukung Smartcity Kota Pariaman, ketika suasana vidcon dengan Dinas Kominfo Kota Pariaman, Rabu 9 Maret 2022. (foto.dok.mcp)


Kota Pariaman, fajar harapan.id

 - Pemerintah Kota Pariaman sedang melaksanakan program Smartcity, dan Pemerintah Pusat mendukung. Namun ada beberapa titik wilayah desa, masih lemah sinyal. 


Sehingga pihak Pemko Pariaman meminta BTS baru, maka Kementerian Koordinasi Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) RI dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI akan mengunjungi Kota Pariaman, 24 Maret 2022 mendatang.


Kunjungan tersebut dalam rangka untuk menindaklanjuti permintaan Pemerintah Kota Pariaman untuk pendirian BTS (Base Transceiver Station) atau Menara Pemancar.


Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman, Feri Ferdian Bagindo usai video conference (vidcon) bersama Asisten Deputi Kemenko Polhukam bersama operator membahas penyelesaian blank spot atau signal lemah di Kota Pariaman di Ruang Rapat Bappeda Kota Pariaman, Rabu (09/03/22).


Feri Ferdian Bagindo mengenukakan, potensi yang dimiliki Kota Pariaman dalam mendukung smartcity dengan letak wilayah yang strategis.


“Tersedianya jaringan Fiber Optik (FO) mencakup seluruh wilayah Kota Pariaman. Dan memiliki infrastruktur jaringan 4G/3G 80 persen diseluruh wilayah Kota Pariaman”, ucapnya.


Menurut dia, Kota Pariaman merupakan wilayah destinasi wisata pantai di Sumatera. Juga, tersedianya SDM IT (programer, IT suport, teknisi jaringan, dan tenaga digital grafis).


Namun, jelas Feri Ferdian Bagindo yang juga mantan Camat Pariaman Tengah ini,  masih ada kendala pembangunan smartcity ini. Yakni di Kota Pariaman, masih ada daerah lemah sinyal.


“Daerah yang lemah sinyal ini antara lain ada di Desa Pasir Sunur Kecamatan Pariaman Selatan, Desa Talago Sariak dan Desa Koto Marapak Kecamatan Pariaman Timur, Desa Sungai Rambai, Desa Tungkal Utara dan Desa Tungkal Selatan Kecamatan Pariaman Utara. Untuk itu, Pemko Pariaman meminta untuk pendirian BTS di dearah tersebut”, terangnya.


Feri Ferdian Bagindo berharap agar kegiatan ini bisa mendukung visi, misi dan program unggulan Pemko Pariaman untuk mewujudkan smartcity di Kota Pariaman.


“Kami sangat berharap, kedatangan bapak untuk melihat kondisi secara langsung dilapangan seperti apa. Sehingga bisa memberikan masukan, dan pencerahan dalam rangka mewujudkan smartcity di Kota Pariaman” mintanya.


Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam, Marsma TNI Sigit Priyono menyampaikan akan menindaklanjuti permintaan Diskominfo Pariaman untuk pendirian BTS tersebut.


“Kita akan datang langsung, 24 Maret 2022 mendatang, apakah memang blank spot atau lemah signal didaerah tersebut”, ungkapnya.


“Maka perlu dipelajari secara bersama baik teknik dan operasionalnya. Kita akan menindaklanjutinya dengan datang langsung ke Kota Pariaman nantinya”, ulasnya.


Sigit Priyono juga menambahkan terwujudnya smartcity di Kota Pariaman, tentunya akan menjadi pilot project smart city di Provinsi Sumbar. Juga, dapat menular menjadi smartcity Indonesia. Untuk menjadi daerah smartcity, tentunya layanan kepada masyarakat akan disampaikan lebih mudah.(mcp-045)




adsensen-1

ADSEN KIRI KANAN