Notification

×

Adsense atas

Adsen

DPR Akui Usulan Rakyat Hadir Sebagai Kebutuhan

Minggu, 27 Februari 2022 | 09:01 WIB Last Updated 2022-02-27T02:01:48Z

Yahya Sauri, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Keerom. (NR/fajarharapan.id)


Keerom, fajarharapan.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengakui sejumlah usulan program oleh pemerintah kampung lewat Musrembang tingkat distrik adalah kebutuhan utama masyarakat.


Hampir sepekan telah melakukan monitoring terkait rapat musrembang tingkat distrik, yang mana dalam pengusulan program oleh kepala kampung lebih mengedepankan kebutuhan kebutuhan mendasar yang ada di masyarakat.


Hal itu diutarakan Wakil Ketua Komisi A DPRD Kab Keerom, Yahya Sauri, di sela-sela  pelaksanaan Musrembang tingkat distrik Web, di Aula SMP N 1 Web, Jumat (25/2/2022)


Kata Yahya Sauri, hampir sepekan telah bergerak untuk hadir dan saksikan langsung kegiatam Musrembang tingkat distrik di wilayah I. Ada beberapa distrik, antara lain distrik Waris, Senggi, Yaffi, Kesnar, Web, dan Distrik Towe, telah dikunjungi.


Hasil dari perjalanan ini telah ditemui, ada beberapa program usulan oleh kampung yang tentunya akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Berbagai program yang di usulkan adalah kebutuhan masyarakat yang wajib di perjuangkan.


Menurut Yahya Sauri, usulan-usulan ini akan menjadi acuan melalui pokir (Pokok Pikiran) yang nantinya pihak dewan melanjutkannya kepada Bapeda. 


Sebagai wakil rakyat dia akan terus mengupayakan dalam mendorong  program-program ini agar dapat terakomodir sesuai harapan masyarakat .


Momen musrembang tingkat distrik ini dimanfaatkan untuk turun labgsung mengecek usulan rakyat melalui murembang distrik ini yang sebelumnya telah di tuangkan melalui musrembang kampung. 


Dari perjalanan ini kami telah temui, ada sejumlah kendala yang dihadapi ada usulannya melalui program musrembang kampung.


"Data ini juga kami pihak DPR akan menjadikannya sebagai acuan dalam menyusun pokok pikiran DPR guna mendorong program tersebut kepada Bapeda," ujarnya.


Lebih lanjut politikus Golkar Keerom ini, menjelaskan, program infrastrktur jalan darat menjadi catatan penting yang patut didorong menuju pihak eksekutor (pemerintah). Infrastruktur menjadi target pembahasan pada musrembang tahun ini.


Ada beberapa titik yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah, terutama akses jalan darat ke kampung-kampung yang dianggap terbelakang. 


Di Distrik Yaffi ada Kampung Akarinda, Favenimbu, Monggaefi, Dusun Wiyala, Mamblu, di Distrik Web, ada kampung Semografi, Tatakra, Dusun Pabrab, serta Benawe dan lainnya.


Ruas jalan Ubrub - Dobu, Yabanda - Warlef, selain itu ada Distrik Kaisenar hampir seluruhnya, Distrik Towe hitam, yang tentunya harus menjadi Perhatian Pemerintah di Tahun ini maupun Tahun depan..


Yahya Sauri menambahkan, sejumlah usulan melalui musrembang kampung yang telah di akomodir melalui musrembang tingkat distrik, tentunya akan menjadi catatan dan acuan kami melalui pokok pikiran DPR yang nanti di dorong ke pemerintah.


"Mudah-mudahan, usulan sejumlah program melalui musrembang distrik tahun ini dapat di akomodir melalui penetapan dan eksen pemerintah di tahun 2023, dengan demikian  harapan masyarakat guna mendapatkan  pembangunan nyata di wilayah ini dapat terwujud," tutup Yahya. (NR)


ADSEN KIRI KANAN