Notification

×

Adsense bawah

Adsen


Pertemukan Tokoh Masyarakat, Dewan Adat Keerom Siap Dorong Rekomendasi Bupati

Minggu, 09 Januari 2022 | 10:28 WIB Last Updated 2022-01-09T03:28:17Z

Pertemuan Dewan Adat Keerom bersama masyarakat adat dan intelektual. (nbr/fajarharapan.id)


Keerom, fajarharapan.id - Pertemuan sejumlah tokoh dan masyarakat Adat Keerom hari ini yang di back up Dewan Adat Keerom (DAK) hari ini adalah sebagai upaya dalam mempersatukan para anak anak adat guna membangun persatuan dan mendorong pembangunan Kabupaten Keerom.


"Saya tegaskan bahwa, pertemuan ini tidak diboncengi kepentingan siapapun oknum oknum tertentu, ini murni sebagai wujud kepedulian Dewan Adat Keerom atas tercerai berainya anak anak Adat Keerom," tegas Ketua Dewan Adat Keerom (DAK), Servasius Servo Tuamis, usai memimpin pertemuan masyarakat adat bersama intelektual Kabupaten Keerom di Gedung Adat DPMA Arso, Sabtu (8/1/2022).


Pertemuan itu difasilitasi Dewan Adat Keerom setelah meresponi dua tahun kepemimpinan Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut, Mup, yang mana dari pandangan Dewan Adat Keerom, sejumalah anak anak adat yang berkecimpung di dunia birokrasi maupun swasta tidak bersatu dalam mendorong daerah..


Servasius menegaskan, DAK sengaja membuat pertemuan ini sebagai upaya mencari solusi guna mempersatukan kembali anak anak adat Keerom (intelektual), agar bergerak bersama dan menciptakan pembangunan secara nyata di wilayah ini yang terlihat tak memberikan sebuah harapan positif bagi masyarakat.


"Hasil dari pertemuan ini akan kami merumuskan dan menjadikannya sebagai catatan kepada bupati. Salah satu yang kami berharap adalah seluruh anak asli Keerom (intelektual) yang memenuhi syarat dari sisi kepangkatan/golongan, agar dapat diakomodir dan di tempatkan pada posisi yang layak di setiap SKPD," ujarnya.


Menurutnya, ada satu poin penting dalam agenda pertemuan ini yang sengaja dicantumkan adalah pembahasan calon bupati Keerom 2024, tujuan terteranya kalimat ini adalah bagaimana seluruh anak anak adat Keerom entah itu tim sukses bupati Keerom saat ini, maupun mereka yang sedang terabaikan dapat hadir, sehingga bisa mengetahui isi hati mereka melalui forum pertemuan ini terhadap konsep dan strategi kepemimpinana Bupati Keerom.


Lanjut Servo Tuamis, hasil dari pertemuan ini telah memiliki gambaran akan pandangan sejumlah inteletual Keerom, sehingga akan menjadi sebuah catatan kepada bupati untuk selanjutnya menjadi sebuah pertimbangan bupati dalam mengakomodir seluruh Anak Asli Keerom.


"Antisipasi kami adalah, jika tidak demikian maka tentunya pada bursa pencalonan Bupati Keerom di tahun 2024, akan hadir lebih dari satu atau dua anak asli Keerom sebagai wujud emosional mereka," tambahnya. 


Ingat emosi persaingan politik kemarin masih kental sampai hari ini, jika kondisi ini terus bertahan maka persatuan anak asli Keerom pada momen pilkada 2024 akan menjadi sebuah tanda tanya.


"Hanya dengan menepis emosi politik, serta dengan membangun persatuan sesama anak Keerom, maka kita akan kuat dan mampu mendorong perubahan di negeri pintu batas, hari ini dan ke depannya," tutupnya. (Nbr)



ADSEN KIRI KANAN