Notification

×

Adsense bawah

Adsen


Pascabanjir Sapu Kota Jayapura, Pasar Dipenuhi Sampah dan Lumpur, Pedagang Pilih Jualan Depan Toko

Selasa, 11 Januari 2022 | 19:48 WIB Last Updated 2022-01-11T12:58:08Z

Para pedagang korban banjir di Kota Jayapura, Papua memilih berdagang di depan toko, karena pasar ditimbun lumpuh dan sampah, Senin (10/1/2022). (Luis N Kmur/Fajarharapan Id.)


Jayapura, fajarharapan.id - Pascabanjir yang melanda Kota Jayapura, Papua beberapa waktu lalu, para pedagang di Kota Jayapura memilih berjualan di depan toko, karena pasar biasanya mereka berjualan ditimbuni lumpur dan sampah.


Arfin, salah satu pedagang yang di temui fajarharapan.id, Selasa (11/1/2022) mengatakan, pedagang belum bisa berjualan di pasar karena masih tertumpuk sampah dan lumpur setinggi lutut orang dewasa.


Katanya, sebagai pedagang dia juga memilih tempat alternatif yang aman, agar barang dagangannya tidak terkena dampak dari lumpur maupun sampah, sehingga bisa laku.


"Tempat ini aman, sehingga kami memilih berjualan depan pertokoan, tempat ini tidak terkena dampak banjir yang melanda seantero Kota Jayapura ini," ujar Arfin memberi alasan.


Menurut Arfin, Pemerintah Kota Jayapura juga sudah menemui para pedagang, untuk selanjutnya dicarikan solusi agar Pasar Youtefa dapat dimanfaatkan untuk berjualan lagi.


Menurutnya, puluhan sampai ratusan pedagang, memenuhi sepanjang bibir jalan depan pertokoan. Tentunya hal ini mengakibatkan antrean panjang ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat, yang menimbulkan kemacetan parah di Kota Abepura, Jayapura, karena sebagian badan jalan telah digunakan pedagang untuk berjualan.


"Harapan kami agar Pemerintah Kota Jayapura dan maupun propinsi Papua segera mencarikan solusinya, agar kami pedagang tidak berpindah-pindah tempat, apalagi berjualan depan halaman pertokoan seperti ini,"  tutup Arfin. (LK)


ADSEN KIRI KANAN