Notification

×

Adsense atas

Adsen


Ekonomi China Melesat 8,1 Persen Sepanjang 2021

Senin, 17 Januari 2022 | 12:37 WIB Last Updated 2022-01-17T05:37:27Z

 

Ekonomi China tumbuh 8,1 persen pada 2021, melebihi ekspektasi pemerintah yang tumbuh sebesar 6 persen.


Jakarta - Ekonomi China tumbuh 8,1 persen sepanjang 2021. Realisasi tersebut lebih tinggi dari 2020 yang hanya tumbuh 2,3 persen.


Mengutip CNN.com, Senin (17/1), pertumbuhan ekonomi China sepanjang tahun lalu melampaui ekspektasi pemerintah yang hanya 6 persen.


Meski begitu, pertumbuhan ekonomi China hanya 4 persen pada kuartal IV 2021. Angkanya melambat dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya yang tembus 6,5 persen, tetapi lebih tinggi dari ekspektasi sejumlah pihak yang sebesar 3,6 persen.


Perlambatan ekonomi China pada kuartal IV 2021 terjadi karena konsumsi masyarakat turun drastis. Penjualan ritel hanya naik 1,7 persen pada Desember 2021, melambat dari kenaikan bulan sebelumnya yang mencapai 3,9 persen, sebagaimana dikutip CNNindonesia.com.


China memang menghadapi sejumlah masalah baru, termasuk di sektor properti dan covid-19.


Pengembang properti China Evergrande memiliki utang hingga US$300 miliar. Perusahaan sedang berjuang untuk membayar utang tersebut.


Analis khawatir persoalan China Evergrande akan mempengaruhi industri properti di Negeri Tirai Bambu tersebut.


Selain itu, varian baru omicron juga menjadi masalah baru bagi China. Pasalnya, China baru saja menghadapi serangan varian delta hingga terpaksa melakukan lockdown di pusat industri Xi'an.


Keputusan lockdown tersebut mempengaruhi jalur produksi pembuat global seperti Samsung dan Micron. Sejumlah ekonom telah mengingatkan covid-19 akan menimbulkan masalah serius bagi ekonomi pada 2022.


Goldman Sachs misalnya. Lembaga internasional itu memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi China dari 4,8 persen menjadi 4,3 persen pada 2022.(*)


adsensen-1

ADSEN KIRI KANAN