Notification

×

Adsense atas

Adsen


Bikin Bakso dengan Ayam Tiren, Suami Istri di Bantul Ini Ditahan Polisi

Senin, 24 Januari 2022 | 14:41 WIB Last Updated 2022-01-24T07:41:35Z

 

Konferensi pers pengungkapan kasus pembuatan bakso dari bahan ayam tiren atau bangkai ayam oleh Polres Bantul, Senin (24/1/2022).


BANTUL - Pasangan suami istri di Trimulyo, Jetis, Bantul diamankan Polisi. Keduanya diduga melakukan tindak pindana membuat pembuatan bakso dari bangkai ayam atau ayam tiren.  


Pengrebekan sebuah rumah yang dijadikan tempar produksi ayam tiren ini sudah dilakukan pada Jumat 21/1/2022), namun jumpa pers kasus ini baru dilakukan pada Senin (24/1/2022). 


Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan kedua pelaku melakukan tindak pidana menjual atau mengedarkan, menawarkan bakso ayam yang bahannya terbuat dari ayam tiren, atau ayam yang sudah mati membusuk kemudian diolah oleh tersangka menjadi bakso ayam, sebagaimana dikutip iNews.id.


Pengerebekan itu dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan dengan menindaklanjuti informasi dari masyarakat terkait keberadaan penggilingan daging tersebut.


"Dalam kasus ini kami mengamankan dua orang tersangka yang merupakan pasangan suami istri. Masing-masing berinisial MHS (51), dan istrinya AHR (50), yang bersangkutan memproduksi bakso tersebut di rumah bersangkutan yang ada di Jetis," katanya. Menurut dia, kronologis pengungkapan kasus pembuatan bakso ayam tiren itu berawal dari laporan masyarakat sebelumnya yang masuk ke polisi menemukan adanya ayam bangkai atau tiren yang siap untuk digiling di suatu tempat penggilingan di wilayah Kecamatan Pleret.


"Setelah mendapat informasi tersebut anggota kami melakukan penyelidikan di lapangan, dan mengetahui bahwa ayam yang akan digiling tersebut adalah milik dari tersangka, kemudian dikembangkan dan dilakukan penyelidikan di rumah yang bersangkutan," katanya. 


Kapolres mengatakan, ternyata benar bahwa di rumah kedua tersangka tersebut ditemukan beberapa barang bukti pengolahan bakso tersebut, termasuk bahan baku ayam yang sudah menjadi bangkai yang akan diproduksi menjadi makanan itu.


"Kami berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan Bantul, untuk sama-sama ke sana, karena bagaimanapun ini perlu dicek terkait kandungan dan sebagainya. Dan pada saat di TKP kami menemukan beberapa barang bukti termasuk bakso yang sudah diproduksi," katanya. Selain barang bukti bakso dan bangkai ayam, petugas juga menemukan dan menyita barang bukti dari rumah tersangka berupa dua unit freezer atau mesin pendingin, mesin adonan, genset, dan peralatan pendukung pengolahan bakso. 


"Tersangka akan kami jerat tiga pasal, yaitu pasal 204 ayat 1 KUHP, kemudian pasal 62 ayat 1 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dan UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pangan, dengan ancaman pidana penjara 15 tahun," katanya.(*)


adsensen-1

ADSEN KIRI KANAN