Notification

×

Adsense bawah

Adsen


Begini Kisah Viral Ayah Berikan Hadiah Anak Tiga Mobil Mewah

Selasa, 04 Januari 2022 | 22:50 WIB Last Updated 2022-01-04T15:50:25Z

 

.

Pati, fajarharapan.id - Viral kisah anak sultan pengusaha madu dan jual beli tanah menjadi pembicaraan dimedsos serta media Nasional.  Dia adalah Nur Chamim Sekdes Gajihan, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati  yang riwayat sejarahnya dulu sangat menderita sekali. Selasa (4/1/21).


Dalam kehidupan di keluarganya dulu untuk makan sehari-hari aja kurang dan kalau mau makan lauk pindang satu  dibagi dengan ibu serta dicampuri sama garam.

Menurut Nur Chamim karen tidak punya uang sehingga dia mencari kapuk (randu) untuk dijual agar bisa beli jajan, disebabkan kami memang anak kurang mampu. 

" Karena keadaan inilah saya kemudian merantau ke Jakarta menjadi tukang batu agar bisa mencukupi kebutuhan keluarga dan membantu kedua orang tua kami," katanya.


Cerita singkat sejarah kehidupan kami kalau teringat pasti sedih. Namanya  anak kurang mampu ya pasti dihina orang, dibully serta dijauhi dari teman-teman.

" Tetapi hal itu tidak membuat saya putus asa dan  menjadikan semangat saya untuk kerja keras agar bisa membahagiakan keluarga dan orang tuaku," lanjutnya.


Semenjak ada hasil dari jual madu dan jual beli tanah,  kehidupan keluarga kami akhirnya menjadi lebih tercukupi.

" Maka dalam Proses hidup saya sekarang sudah lebih baik," tambahnya.


Akhirnya Nur Chamim mendaftar untuk menjadi PNS dan akhirnya diterima untuk  mengabdi di pemerintah.

" Sementara ini saya menjabat  Sekdes Desa Gajihan  sekitar 20 Tahun," ungkapnya.


Untuk kejadian yang sempat viral ini sebenarnya hadiah kejutan bagi anak karena mendapat ranking 1 berupa  Mobil Jeep Rubicon, Toyota Alpard, dan Honda H-RV.

Mwreka mengaku tak ingin pamer dari aksinya itu. Mereka pun tidak menyangka langkah untuk membahagiakan keluarganya itu berujung viral di media sosial.

“Dengan adanya viral ini saya mohon maaf dan sekali lagi kita tidak berniat takabur serta juga sombong. Saya kaget apa yang saya lakukan ini menjadi   viral di medsos kayak gini,” ujar Nur Chamim.


Sementara itu, Pihak keluarga hanya ingin membahagiakan dengan memberikan hadiah berupa  mobil. Ia pun meminta masyarakat tidak menilai buruk kepada keluarganya.

“ Bukan niatan pamer atau ingin viral. Saya ini  paling kecil dibandingkan pengusaha lain di Kabupaten Pati. Harta saya tak seberaoa  dibandingkan pengusaha lainnya,” Papar Nur Chamim  yang aktif di HIPMI dan Kadin Pati.


Dilain sisi saat dalam pengambilan  mobil dari dealer ke Pati  dikawal oleh pihak kepolisian karena  khawatir  bersamaan dengan Tahun Baru. Hal ini dilakukan  agar tidak menimbulkan kemacetan di jalan.

" Awalnya mobil-mobil tersebut saya stop di Demak di rumah paman saya biar pengiriman jadi satu konvoi dan  tidak menganggu lalu lintas sehingga  kami meminta pengawalan kepada Satlantas Polres Pati,”tuturnya.


(@Gus/m@s)


ADSEN KIRI KANAN