Notification

×

Adsense bawah

Adsen


Ibunda Soal Karier Arhan Sampai Pesan Jaga Shalat 5 Waktu

Selasa, 28 Desember 2021 | 13:27 WIB Last Updated 2021-12-28T06:27:00Z

 

Ibunda cerita perjalanan karier Pratama Arhan hingga jadi pemain Timnas Indonesia.



Jakarta - Ibunda Pratama Arhan menceritakan perjalanan karier anaknya jelang final Piala AFF 2020 (Piala AFF 2021).


Timnas Indonesia akan melakoni partai final Piala AFF 2020 melawan Thailand. Pertandingan final Piala AFF 2020 akan digelar dalam dua leg yaitu pada Rabu (29/12) dan Sabtu, 1 Januari 2022. Seluruh pertandingan digelar di Stadion Nasional Singapura.


Jelang pertandingan tersebut, ibunda Pratama Arhan menceritakan perjalanan karier anaknya hingga menjadi pemain timnas, sebagaimana dikutip CNNindonesia.com.


"Awalnya dia itu ikut bapaknya nganter kakaknya dulu yang sekolah di SSB Mustika Blora. Tiap nganter ikut, tiap nganter ikut," ucap Ibu kandung Arhan, Surati Inawati Ragil sebagaimana dikutip cnnindonesia TV.


Usai beberapa kali ikut mengantar sang kakak menimba ilmu di SSB Mustika Blora, Arhan kemudian tertarik untuk ikut berlatih di Sekolah Sepak Bola tersebut.


"Lama kelamaan saat usia 8 dia minta masuk SSB juga. Dan sampai lulus kelas 6 Arhan ikut seleksi di Semarang dan diterima di situ (Akademi Terang Bangsa Semarang), sampai SMP selesai, SMA juga sempat di situ. Terus SMA masuk PSIS junior, PSIS senior, dan dipanggil Timnas Indonesia sampai sekarang," kata Surati.


Sebagai orangtua, Surati mengaku selalu mendukung impian sang anak untuk menggapai impiannya menjadi pesepak bola profesional.


"Sebagai orangtua ya men-support anaknya, apa keinginan anak, kita sebagai orangtua juga mengarahkan yang terbaik untuk anak," ucap Surati.


"Ya selalu kasih semangat. Saya bilang kalau tanding-tanding apapun itu harus tetap semangat, bekerja keras, dan jangan puas dulu dengan kemenangan-kemenangan ini, raih cita-cita setinggi langit, dan hingga mencapai cita-citamu menjadi pemain yang berkarier di Eropa."


Surati juga mengungkapkan sewaktu kecil Arhan adalah anak yang pendiam dan manja.


"Arhan anaknya baik, dia dulu pendiam, dia juga manja. Setiap mau makan itu kalau enggak diambilin, enggak mau makan. Tetapi, setelah lulus SD dia kiprah di Semarang itu alhamdulllah dia sudah enggak tergantung sama ibu lagi," ucap Surati.


Kini, Surati pun mengaku rindu dengan Arhan yang sudah lima bulan tak bertemu dengannya karena harus membela Timnas Indonesia. Meski demikian, Surati berpesan agar Arhan selalu bersemangat dan kerja keras di setiap pertandingan Piala AFF.


"Ya pesan ibu, Arhan tetap semangat, bekerja keras, jangan cari kesalahan, jangan bikin kesalahan, dan tetap salat 5 waktu, jangan lupa semangat terus dan pantang mundur," ucap Surati. (*)



ADSEN KIRI KANAN