Notification

×

Adsense bawah

Adsen


Hindari Kerumunan Tahun Baru, Pemkab Barito Kuala Kerahkan Aparat Gabungan

Jumat, 31 Desember 2021 | 19:31 WIB Last Updated 2021-12-31T15:48:38Z


Wakil Bupati Barito Kuala Rahmadian Noor

Marabahan, fajarharapan.id - Kabupaten Barito Kuala terpaksa melakukan percepatan vaksinasi. Hal ini dikarenakan target vaksinasi yang ada di Kabupaten Barito Kuala telah mencapai 67% dari target vaksin yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat.


Hal ini membuat Wakil Bupati Barito Kuala, Rahmadian Noor harus kejar tayang untuk pencapaian target vaksinasi di Kabupaten Barito Kuala.


Saat ditemui fajarharapan.id di kantor wakil Bupati Barito Kuala, ia membenarkan bahwa target vaksinasi di Barito Kuala telah tercapai 67%. Akan tetapi pihaknya akan terus mempercepat target vaksinasi itu, Jumat (31/12).


"Untuk sekarang memang jumlah yang tercatat baru 67%. Akan tetapi kami sudah mulai mengebut untuk mempercepat target vaksinasi agar bisa melebihi target yang sudah di tentukan," ungkapnya.


Disebutkan Pemerintah Kab. Barito Kuala, jumlah masyarakat yang belum tervaksinasi ada sekitar 171 orang dari sisa 6 ribu orang.


Pihaknya pun sudah menyediakan 20 gerai vaksin untuk malam tahun baru yang ditempatkan di Kecamatan Alalak.


Sementara bagi masyarakat yang enggan melakukan vaksinasi Covid-19, Pemkab  Barito Kuala menekankan, kepada penerima BLT, nantinya BLT-nya akan di tunda. Satu lagi mereka tidak akan bisa menggunakan pelayanan umum seperti pembuatan KTP, akta, KK dan lainnya, dan jika menolak pastinya bisa dikenakan denda.


Sedang untuk para lansia dan warga yang memiliki penyakit komorbit, ia menekankan bahwa pihak yang bersangkutan harus ada surat keterangan dari dokter bahwa yang bersangkutan memang benar memiliki penyakit komorbit.


"Kita pun juga tidak bisa melakukan asal vaksin, asal suntik jika yang bersangkutan memiliki penyakit. Dalam hal ini warga yang memiliki penyakit komorbit harus penanganan khusus," ujarnya


Petugas pun juga sudah melakukan persuasif kepada masyarakat yang tinggal di pelosok desa  yang kebanyakan mereka belum sadar dan paham betul untuk melakukan vaksinasi.


Dalam hal ini dia mengutuskan pihak terkait agar selalu melakukan pendekatan kepada para warga yang tinggal di pelosok desa.


"Bahwa petugas akan melakukan pembagian sembako kepada para warga yang ingin melakukan vaksinasi Covid-19. Bukan cuma sembako juga  juga ada door prize, dengan hadiah utama yaitu umroh, motor, sepeda, perabotan dapur dan listrik yang nantinya akan diundi melalui KTP warga yang melakukan vaksinasi covid-19," katanya


Sedangkan untuk stok vaksin yang tersedia masih sekitar 100 ribuan dan yang terbanyak adalah dari jenis vaksin astrazaneca. Dan dari jumlah 100 ribu tersisa 90 ribuan vaksin dikarenakan sebagian sudah ada yang terpakai.


Harapannya semoga masyarakat dapat berbondong-bondong mendatangi gerai vaksin yang sudah disediakan dan tentunya tanpa ada paksaan hal ini semata-mata agar kita semua bisa kembali beradaptasi di era new normal.


"Ya semakin cepat kan semakin bagus kan kita juga yang merasakannya bukan orang lain," ujarnya.


Sebagai informasi Pemkab melarang warganya merayakan tahun baru memberlakukan larangan akhir tahun. Ia meminta agar warga Barito Kuala meniadakan acara yang mengundang orang banyak. 


Pemkab pun sudah menaruh beberapa gerai vaksin di tempat-tempat wisata. Bukan cuma itu saja semua petugas keamanan dari TNI dan Polri pun sudah dikerahkan mulai sore hari untuk melakukan pencegahan kerumunan pada malam tahun baru dari jembatan Rumpiang, Barito dan Basit. (feb)





ADSEN KIRI KANAN