Notification

×

Adsense bawah

Adsen


Harga Jual Emas Naik Dari Sebelumnya

Kamis, 30 Desember 2021 | 08:58 WIB Last Updated 2021-12-30T01:58:37Z

 

.

Jakarta - 
Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp933 ribu per gram pada Kamis (30/11). Harga emas naik Rp1.000 dari hari sebelumnya Rp932 ribu per gram.


Begitu pula dengan harga pembelian kembali (buyback) naik Rp1.000 dari Rp827 ribu menjadi Rp828 ribu per gram pada hari ini.


Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp516 ribu, 2 gram Rp1,80 juta, 3 gram Rp2,68 juta, 5 gram Rp4,44 juta, 10 gram Rp8,8 juta, 25 gram Rp21,93 juta, dan 50 gram Rp43,79 juta.


Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp87,51 juta, 250 gram Rp218 juta, 500 gram Rp436 juta, dan 1 kilogram Rp873 juta.


Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.


Sementara itu, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX justru turun 0,18 persen menjadi US$1.802 per troy ons. Begitu juga harga emas di perdagangan spot juga melemah 0,11 persen ke US$1,802 per troy ons pada pagi ini.


Pengamat Komoditas Ariston Tjendra mengatakan masih bergerak sideways menjelang akhir tahun. Ia memperkirakan hal ini disebabkan oleh banyaknya pelaku pasar yang sudah berlibur atau belum adanya market mover yang menonjol.


"Pasar masih berkutat dengan sentimen Omicron. Kasus infeksi yang meningkat di akhir tahun karena Omicron, menjaga harga emas tetap berada di kisaran US$1800 an. Di satu sisi, bila kekhawatiran mereda, harga berangsur turun di bawah US$1800," kata Ariston kepada CNNIndonesia.com, Kamis (30/12). Sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.


Selain Omicron, sentimen lain yang akan warnai pergerakan emas ialah data klaim tunjangan pengangguran mingguan di Amerika Serikat (AS) dan data tenaga kerja yang dirilis bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed).


Ariston memproyeksikan emas berpotensi bergerak dalam kisaran US$1.790 hingga US$1.815. (*)






ADSEN KIRI KANAN