Notification

×

Adsense bawah

Adsen


Gawat, Peredaran Narkoba di Kalsel Selama 2021 Naik

Selasa, 28 Desember 2021 | 21:10 WIB Last Updated 2021-12-28T14:10:15Z

Jumpa pers


Banjarmasin, fajarharapan.id - BNN Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menyelenggarakan Press Release Akhir Tahun bersama awak media di Aula Lantai 1 Kantor BNN Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (28/12)


Dipimpin langsung oleh Kepala BNN Provinsi Kalsel, Brigjen Pol. Drs. Jackson Lapalonga, M.Si., menyampaikan ucapan terima kasih kepada para awak media yang telah bersinergi dengan BNN Provinsi Kalimantan Selatan.


Brigjen Pol. Drs. Jackson Lapalonga, M.Si., juga mengatakan bahwa kita tidak bisa cuma mengandalkan pemberantasan saja, tapi bagaimana mencegah masyarakat untuk tidak memakai/menyalahgunakan narkoba, untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkoba sehingga dapat menekan pasar narkoba di Kalimantan Selatan.


“Saya berharap untuk bisa secara terstruktur melakukan upaya P4GN dan mudah-mudahan ini bisa menekan pasar narkoba di Indonesia,” ungkap Jackson di ghetring bersama insan pers


Brigjen Pol. Drs. Jackson Lapalonga, M.Si., juga menyampaikan capaian kegiatan BNN Provinsi Kalimantan Selatan selama 1 tahun di 2021.


"Sepanjang 2021, kami berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 24 kg lebih, 359 butir pil ekstasi dengan 41 kasus dan 69 orang tersangka," Jelas Kepala BNNP Kalsel. 


Jackson mengatakan, selama 2021, peredaran narkotika di Kalsel mengalami kenaikan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Pada 2019 BNN Kalsel berhasil mengungkap 34 kasus dengan 63 tersangka, dan barang bukti yang didapat yaitu 7.251 gram sabu dan 598 butir pil ekstasi.


Sedangkan di tahun 2020 BNN Kalsel berhasil mengungkap 99 tersangka dengan barang bukti sabu 3.271 gram dan 34 butir pil ekstasi.


"Jadi jika dilihat dari tahun ke tahun, peredaran narkotika mengalami peningkatan dan penurunan. Namun pada 2021, jenis sabu masih mendominasi di kabupaten/kota," ujarnya.


Oleh karena itu, perlu menjadi perhatian bersama baik pemerintah, masyarakat agar penyebaran narkotika di Kalsel dapat ditangani dengan baik.


 "Ini perlu kerja sama semua pihak agar peredaran narkotika dapat teratasi dengan baik," ucapnya.


Selain melakukan pemberantasan narkotika, BNNP Kalsel juga melakukan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) agar masyarakat tidak memakai atau menyalahgunakan narkoba. (feb)


ADSEN KIRI KANAN