Notification

×

Adsense bawah

Adsen


Anggota DPR RI, Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Keerom

Rabu, 08 Desember 2021 | 21:51 WIB Last Updated 2021-12-08T14:51:33Z

Anggota Komisi IV DPR RI Haji Sulaiman Hamsah,  di dampingi Wakil bupati Keerom Drs H Wafir Kosasih, SH, MH, M.Si, Wakapolres Keerom Kompol Muh Nurbakti SH, MH, Danramil 1701-04/Arso Mayor Inf Suprapto serta lainnya.


Keerom, fajarharapan.id -  Empat pilar utama MPR RI, antara lain Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, inti dari sosialisasi ini adalah agar masyarakat Indonesia harus memahami bahwa,  Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, Undang Undang Negara Republik Indonesia sebagai Konstitusi Negara, serta Ketetapan MPR RI sebagai Bentuk Negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara.


Hal itu di ungkapkan anggota DPR RI Komisi IV asal Faraksi Nasdem, H. Sulaiman Hamsah dalam kegiatan sosialisasinya tentang empat pilar MPR RI, di Kampung Dukwia (Arso VIII) Distrik Arso Kabupaten Keerom - Papua, Rabu (8/12/2021).


Dikatakan,  sesuai amanah UU No 17 Tahun 2014 sebagaimana telah di ubah terakhir dengan UU No 13 Tahun 2019 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), MPR RI di tugasi untuk memasyarakatkan Pancasila, UUD 1945, ketetapan MPR RI tentang NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, inilah yang di sebut empat pilar MPR RI.


Kata Sulaiman Hamsah, tujuan dari sosialisasi ini adalah, agar masyarakat dapat memahami secara utuh  dan menyeluruh empat pilar MPR RI, sehingga dapat menumbuhkan kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk memaknai dan mempertahankan serta melaksanakan nilai nilai yang terkandung di dalam empat pilar tersebut. 


Selanjutnya di sela sela kegiatan sosialisasi tersebut, politikus nasional asal Fraksi Nasdem  yang saat ini menduduki kursi Komisi IV Parlemen RI ini, membuka diskusi dengar aspirasi masyarakat di Kampung Dukwia (Arso VIII) Distrik Arso Kabupaten Keerom. Diskusi tersebut di pandu oleh Wakil Bupati Keerom Drs. Wafir Kosasih SH, MH, M.Si.


"Sebagai anggota DPR RI asal Dapil Papua, saya tentu siap dan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Papua, entah itu di Kabupaten Keerom maupun umumnya di Papua, ada sejumlah bantuan yang telah saya perbantukan di beberapa kampung di kabupaten Keerom termasuk di Kampung Dukwia (Arso VIII) ini," ujar Haji Sulaiman Hamsah.


Menurut Sulaiman, pertama kali dia hadir di Kampung Dukwia ini karena adanya undangan kepala iampung. "Saat itu saya di hubungi kepala kampung dan memohon agar saya bisa hadir di Kabupaten Keerom tepatnya di Kampung Dukwia ini. Maka sebagai wakil rakyat dari Dapil Papua, walaupun di hadanang sejumlah tugas tugas parlemen di tingkat pusat, namun saya berusaha untuk mengahdiri Undangan Kepala Kampung Dukwia di Kabupaten Keerom ini," ujarnya.


Lebih lanjut Sulaiman menambahkan, berbagai usulan dan permohonan masyarakat hari ini, akan ditampung untuk di bahas di DPR RI lalu akan mendorongnya ke kementerian terkait, sementara bantuan bantuan seperti pembangunan gereja dan masjid di Kampung Dukwia ini akan direalisasikan dalam waktu dekat. "Saya bisa bantu hari ini adalah 300 sak semen untuk dua gereja dan satu masjid di Kampung Dukwia ini," ujarnya. 


Dia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Keerom era Kepemimpinan Piter Gusbager S.Hut, Mup, dan Drs H Wafir Kosasih SH, MH, M.Si, karena setiap kunjungannya ke Kabupaten Keerom didampingi dan ini merupakan wujud kerja sama antara DPRI dan pemerintah daerah, dalam mendorong . membangun Kabupaten Keerom ini," ujarnya.


Dalam kegiatan soasialisi ini, turut hadir Wakil Bupati Keerom, Drs H. Wafir Kosasih SH, MH, M.Si, Wakapolres Keerom Kompol Muh, Nurbakti, SH, MH, Danramil 1701-04/Arso, Mayor Inf Suprapto, serta seluruh warga masyarakat. (Nabar)


ADSEN KIRI KANAN