Notification

×

MGID ATAS

Adsen


Tak Terima Ibunya Dibentak dan Hendak Dipukul, Pemuda Ini Aniaya Korban Menggunakan Sajam

Rabu, 24 November 2021 | 08:51 WIB Last Updated 2021-11-24T01:51:43Z

Korban terbaring di rumah sakit dengan luka serius.


Sumbawa Barat, fajarharapan.id  - Seorang pemuda 18 tahun tega menganiaya pria 28 tahun dengan menggunakan sebilah senjata tajam lantaran ibunya dibentak dan hendak mau dipukuli.


Polisi mengungkapkan kalau pemuda yang diduga pelaku itu berinisial MA, warga Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB.


Peristiwa penganiayaan oleh MA berawal ketika ibunya pergi ke rumah korban berinisial DI warga Kecamatan Taliwang untuk dimintai klarifikasi terkait dengan hand phone yang hilang.


Korban yang tidak terima atas ungkapan ibu pelaku yang dianggap seperti menuduh korban menyembunyikan HP milik pelaku, akhirnya terjadilah cek-cok di antara keduanya.


Ibu pelaku akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Saat itu ibu pelaku dalam keadaan menangis sembari melaporkan ke MA kalau dirinya sudah dibentak dan hendak mau dipukuli oleh korban.


"Akibat permasalahan tersebut terduga pelaku tidak terima, sehingga pelaku mengambil sebilah sajam dan langsung mendatangi korban lalu menanyakan maksud dari korban membentak ibu dan ingin memukulnya," ungkap Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin melalui Kasi Humas Polres Sumbawa Barat IPDA Eddy Soebandi dalam keterangannya yang diterima fajarharapan.id, Rabu (24/11/2021).


Sesampainya pelaku di rumah korban. Pelaku langsung menanyakan hal tersebut, namun berujung cek-cok pula diantara keduanya.


Akibatnya, pelaku tersulut emosi dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan senjata tajam jenis badik yang mengakibatkan korban mengalami luka robek pada bagian kepala dan luka robek pada lutut sebelah kirinya.


Peristiwa penganiayaan itu akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian oleh keluarga korban dengan Laporan Polisi Nomor LP/B/224/XI/2021/SPKT. SAT RESKRIM/RES KSB/POLDA NTB.


Berbekal laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Sumbawa Barat langsung memerintahkan tim Puma yang dipimpin oleh Brigadir I Nengah Sumiarta untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.


Setelah mendapatkan informasi keberadaan pelaku, tim Puma Polres Sumbawa Barat langsung menuju lokasi.


Didapati seorang laki-laki dan tim Puma langsung mengintrogasinya. Hasilnya ternyata benar seorang laki-laki tersebut adalah terduga pelaku penganiayaan terhadap korban. "Akhirnya terduga pelaku ditangkap tanpa ada perlawanan," imbuh IPDA Eddy Soebandi.


Atas perbuatannya, terduga pelaku disangkakan terkena Pasal 354 KUHP.  Selanjutnya pelaku beserta barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis badik diamankan di Mapolres Sumbawa Barat untuk diproses lebih lanjut. (Reza)


ADSEN KIRI KANAN