Notification

×

MGID ATAS

Adsen


SMK 3 Muhammadiyah Banjarmasin Ditunjuk Sekolah Menyenangkan

Jumat, 12 November 2021 | 13:24 WIB Last Updated 2021-11-12T06:24:54Z

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 5 Kepanjeng sekaligus pembicara sekolah menyenangkan Indonesia.


Banjarmasin, fajarharapan.id - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan menunjuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan menjadi sekolah menyenangkan.


Sekolah menyenangkan itu dimaksudkan, siswa dan guru nyaman dan menganggap sekolah itu sebagai rumahnyaa sendiri.


Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) merupakan sebuah program inovatif pembelajaran bertujuan melakukan transformasi pola pendidikan formal menjadi lebih kolaboratif, inklusif, dan menarik guna mendorong kemampuan diri siswa. 


GSM merumuskan konsep sekolah masa depan yakni sekolah menyenangkan yang memberi ruang tumbuhnya keunikan potensi setiap anak. Ada tiga aspek dasar keterampilan manusia era digital yang dicoba dibangun melalui program GSM. Pola pikir terbuka, kompetensi abad 21 berupa berpikir kritis, kreatif, komunikatif, kolaboratif dalam menemukan cara mengatasi masalah, serta karakter moral dan etos kerja.


Kepala Sekolah SMK 3 Muhammadiyah Banjarmasin M. Ali Murdin, Jumat (12/11/2021) menanggapi hal ini dengan antusias. Pasalnya SMK 3 Muhammadiyah Banjarmasin menjadi sekolah pertama yang ditunjuk oleh direktorat untuk mengaplikasikan sekolah menyenangkan tersebut.


"Tentunya kami sangat bangga kerna dalam hal ini sekolah kami menjadi sekolah swasta pertama yang di tunjuk untuk mengaplikasikan sekolah menyenangkan di Kalimantan Selatan," ujarnya.


Ke depannya akan ada arahan dari direktorat bahwa untuk sekolah-sekolah SMK Negri atau Swasta yang belum mengaplikasikan tentang sekolah menyenangkan agar segera mengaplikasikannya.


"Dan nanti setiap tahun akan diadakan monev dimana kalau sekolah itu nanti bagus maka akan menjadi contoh sebagai sekolah lain," ucapnya


"Harapannya dengan adanya sekolah menyenangkan ini SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin bisa mengaplikasikan kegiatan ini ke sekolah lainnya Di Kalimantan Selatan," harapnya


Disisi lain, Arif Joko Suriadi Selaku Pembicara Sekolah Menyenangan Indonesia dan sekaligus Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 5 Kepanjeng. Sudah menerapkan aplikasi sekolah menyenangkan ini disekolahnya sendiri alhasil siswa-siswa disekolahnya menjadi nyaman dan rindu kepada sosok sekolah. "Tentunya kami di sekolah berbagi untuk saling melengkapi satu sama lainnya," katanya


Tantangan sendiri yang diaplikasikan meski tidak pandemi iyalah kepala sekolah harus merubah mendsetnya dari sistem sekolah lama menuju ke sistem sekolah baru yaitu sekolah menyenangkan.


"Nah nanti sebelum PTM tiba kegiatan Sekolah menyenangkan ini harus kita aplikasikan dan nanti diterapkan ke sekolah kita masing-masing tentunya agar menjadi sekolah dengan suasana baru dan tidak lagi seperti sekolah yang dulu," pungkasnya. (feb)


ADSEN KIRI KANAN