Notification

×

MGID ATAS

Adsen


PAD Tanah Datar 2022 Dinilai Rendah, Ranperda APBD Dipertanyakan Fraksi

Senin, 15 November 2021 | 21:36 WIB Last Updated 2021-11-16T00:32:10Z

.


Tanah Datar, fajarharapan.id - Pandangan Umum Fraksi pada Sidang Paripurna DPRD Tanah Datar terhadap Ranperda APBD 2022, Senin (15/11-2021) menyorot masalah PAD yang disampaikan Bupati pada Rapat Paripurna DPRD taggal 11 November yang lalu justru berkurang jauh dibanding tahun sebelumnya.


Rapat dipimpin Ketua DPRD, H. Rony Mulyadi Dt. Bungsu, SE didampingi Wakil Ketua DPRD, Saidani, SP dan Anton Yondra, SE beserta Anggota DPRD sedangkan dari Pemerintah Daerah dihadiri Wakil Bupati, Richi Aprian dan diikuti Forkopimda, Kepala OPD beserta Camat  se kabupaten Tanah Datar.


Partai Gerindra melalui juru bicaranya, Afrizal, ST, sebelumnya menjelaskan bahwa bagi pemerintah daerah tahun 2022 adalah awal pelaksanaan RPJMD 2021-2026 dan Program unggulan merupakan Brand Mark Kepala Daerah untuk mencapai visi dan misi yang telah menjadi konsumsi publik saat kampanye Pilkada dan yang kini menjadi harapan besar masyarakat untuk ditagih,  ungkap Afrizal


Menurut Afrizal, pemerintah daerah dalam Ranperda APBD 2022 merencanakan Pendapatan  Asli Daerah sebesar Rp. 106 Miliyar lebih,  jauh dibawah PAD pada perubahan APBD tahunn 2021,


Terkait dengan hal itu Fraksi Gerindra mempertanyakan pertimbangan apa pemerintah daerah menargetkan PAD terlalu rendah dari PAD Perubahan tahun 2021.


Disisi lain F. Gerindra juga mempertanyakan PAD Tanah Datar hanya 11 %, yang idealnya seharusnya 30 % dari total pendapatan daerah sehingga dipertanyakan apa yang sudah dilakukan Pemkab dalam melaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi PAD dan menurutnya Penurunan PAD dari tahun sebelumnya yang dilalui dalam masa Covid 19 dengan skala tinggi tidak layak. Katanya.


Sementara itu Fraksi PPP dengan juru bicaranya Zulhadi, M.Pd juga pertanyakan menurun drastisnya PAD dari tahun sebelumnya, padahal pemerintah melalui Dinas Pendapatan dituntut lebih menggenjot PAD pada semua potensi yang ada terutama penerimaan dari objek Pajak.


Fraksi Hanura melalui juru bicara Wadrawati  juga mempertanyakan apa yang menjadi dasar target  PAD tahun anggaran 2022 jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya.


Berdasarkan penjelasan nota  Bupati tentang Ranperda Kabupaten Tanah Datar tahun 2022  pada Rapat Paripurna 


Bupati Tanah Datar dalam menyampaikan Pengantar  Ranperda APBD tahun 2022 pada sidang DPRD sebelumnya  menyampaikan Pendapatan Daerah sebesar Rp.106.928.224.218,-  terdiri dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah dan lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah. (Vr)


ADSEN KIRI KANAN