Notification

×

MGID ATAS

Adsen


KI Sumbar Visitasi, PPID Kota Pariaman Masuk 5 Besar

Selasa, 16 November 2021 | 17:33 WIB Last Updated 2021-11-16T10:33:12Z



Sekdako Pariaman Yota Balad bersama Ketua KI Sumbar Noval Wiska


Kota Pariaman - Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Pariaman masuk nominasi 5 (lima) besar Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Sehingga Komisi Informasi (KI) Sumbar melakukan kunjungan dalam rangka melakukan visitasi ke PPID Kota Pariaman, Selasa (16/11/21).


Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pariaman Yota Balad saat menyambut kedatangan KI Sumbar beserta rombongan mengatakan bahwa penilaian yang dilakukan KI Sumbar penting bagi Kota Pariaman.


“Ini tentu menjadi motivasi dan evaluasi untuk kita berbenah apa yang menjadi kekurangan Kota Pariaman” ujar dia. 


Ia menuturkan keterbukaan informasi menjadi spirit demokratisasi yang menawarkan keterbukaan, sekaligus menjadi tanggung jawab secara bersamaan. Keterbukaan informasi di satu sisi, harus mendorong akses publik terhadap informasi secara luas.


Sementara di sisi lain, ungkap Sekdako, keterbukaan informasi juga sekaligus dapat membantu memberikan pilihan langkah yang jelas bagi pemerintah, dalam mengambil suatu kebijakan secara strategis.


“Semoga dari kunjungan ini nantinya, apa yang telah dilakukan dan di programkan PPID Kota Pariaman dengan kerja tim yang bekerja secara maksimal. Hal itu, tentu ada peluang bagi kita untuk meraih prestasi terbaik dan lebih meningkat dari tahun sebelumnya” tegasnya.


Sementara itu, Ketua KI Sumbar Noval Wiska mengungkapkan hari ini kita melakukan visitasi ke PPID Kota Pariaman, ini merupakan tahap ketiga. Sebelumnya, Kota Pariaman telah mengisi kousioner secara daring dan tahap verifikasi.


“Hari ini, kita melakukan tahap visitasi. Kegiatan visitasi merupakan penilaian dari hasil kunjungan ke Badan Publik. Kota Pariaman masuk 5 (lima) besar Keterbukaan Informasi Publik”, ungkap Noval Wiska. 


Ia juga mengatakan, Kota Pariaman masuk lima besar dan bersaing dengan Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pesisir Selatan.


“Hasil akhirnya, akan diumumkan ketika Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Sumbar 2021,” sebutnya.


Noval Wiska berharap Kota Pariaman bisa memaksimalkan PPIDnya dan  menjadi front line atau garis terdepan  pada pemerintahan.


“Sebab, hak tahu masyarakat dilindungi undang-undang, maka pemerintah wajib memberi tahu masyarakat serta dapat mengelola, menyimpan dan menyampaikan informasi kepada masyarakatnya” kata Ketua KI Sumbar. (mc-saco).


ADSEN KIRI KANAN