Notification

×

MGID ATAS

Adsen


Disbunnak Kalsel Jalan Program Strategis Nasional, Targetkan 35 Ribu Ekor Akseptor

Kamis, 25 November 2021 | 20:29 WIB Last Updated 2021-11-25T13:29:36Z

Rapat Bersama SiKOMANDAN di pimpin langsung oleh Kadisbunnak Kalsel Suparmi, Kamis (25/11/2021).

Banjarbaru, fajarharapan.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) menyelenggarakan rapat koordinasi dan evaluasi  program Strategis Nasional Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan) Tahun 2021 di salah satu Hotel di Banjarbaru, Kamis (25/11/2021).


Rakor ini dibuka langsung oleh Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi dengan menghadirkan antara lain  Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala BPTU HPT Pelaihari, Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan  Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Prov. KalSel. 


Rakor tersebut dihadiri oleh  penanggung jawab SIKOMANDAN Pusat, Provinsi dan 12  Kabupaten/Kota.  Balai Veteriner Banjarbaru, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian ( (BPTP) Kalimantan Selatan, UPTD Balai Inseminasi Buatan Provinsi Kalimantan Selatan serta tim teknis.


Disampaikan oleh Suparmi, tahun 2021, kegiatan optimalisasi reproduksi melalui program SIKOMANDAN, Kalsel mendapat alokasi target sebanyak 35.000 ekor akseptor, 23.565 ekor  bunting, dan 21.209 ekor kelahiran yang  di breakdown  ke 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan," ucapnya.


Sampai dengan tanggal 14 November  2021 sebanyak 88,25% (30.889 Ekor), ternak sapi  telah dilakukan inseminasi buatan, kebuntingan mencapai 126,66% (29.847 Ekor) dan kelahiran sebanyak 123,66% (26.228 ekor).  


"Sangat mengapresiasi kepada para stakeholders dan para petugas lapangan yang telah mendukung program SIKOMANDAN yang merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan angka kelahiran untuk mempercepat terwujudnya swasembada daging di Kalimantan Selatan," pungkasnya. (feb)


ADSEN KIRI KANAN