Notification

×

MGID ATAS

Adsen


Anggota DPRD, Zulhadi Katakan Dunia Pendidikan Saat Ini Memprihatinkan, Minta Pimpinan Daerah Turun Kelapangan.

Jumat, 26 November 2021 | 11:10 WIB Last Updated 2021-11-26T04:10:40Z

Zulhadi, M.Pd anggota DPRD dari Partai PPP Tanah Datar



Tanah Datar, fajarharapan.id - Anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar, Zulhadi, M.Pd dalam Rapat Paripurna DPRD Tanah Datar meminta pimpinan daerah turun kelapangan melihat kondisi bidang pendidikan saat ini yang sudah memprihatinkan.


Hal itu disampaikan Zulhadi dari Partai Persatuan Pembangunan Tanah Datar pada Sidang Paripurna DPRD Pengambilan Keputusan  Terhadap Ranperda APBD Tanah Datar Tahun 2022 ko yang dipimpin Ketua DPRD, H. Rony Mulyadi Dt. Bungsu, SE, didampingi Wakil Ketua, Saidani, SP dan Anton Yondra, SE, MM dan dihadiri 21 anggota DPRD, Bupati, Eka Putra, Forkopimda dan kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Kamis (25/11-2021) 


Dipenghujung sidang paripurna tersebut, pimpinan memberi kesempatan kepada Zulhadi yang melakukan Instruksi untuk menyampaikan permasalahan pendidikan di Tanah Datar kepada pimpinan daerah  yang disaksikan seluruh yang hadir dalam Sidang DPRD itu.


Zulhadi mengemukakan bahwa dirinya sudah 30 tahun berada di dunia pendidika Tanah Datar dan sudah delapan orang Kepala Dinas yang saya lalui, tetapi Kondisi Pendidikan hari ini sangat menyedihkan dan memprihatinkan sekali, terutama sekali yang saya rasakan di Kecamatan Batipuh, katanya


menurutnya, dengan terjadinya mutasi dan rotasi promosi baru-baru ini sehingga mengakibatkan kegoncangan Dunia Pendidikan di Tanah Datar. 


" saya mohon kepada Pimpinan Daerah untuk melihat lansung dan terlibat lansung turun kelapangan, bagaimana kondisi Pendidikan di Tanah Datar hari ini dilapangan." Pintanya


Dilanjutkannya menerangkan, Andai di bawa kertas putih ke Nagari-nagari atau ke sekolah-sekolah, mulai dari Pengawas Kepala sekolah sampai ke Guru-guru, kami yakin dan percaya kertas Putih yang dibawa penuh dengan coretan, bahkan mungkin kertas Putih itu akan berubah menjadi hitam. Ungkap ZULHADI.


"Kami mohon kepada Pimpinan Daerah agar Pendidikan di Tanah Datar bangkit kembali seperti sebelum-sebelumnya," harapnya lagi.


Sidang Paripurna DPRD Pengambilan Keputusan  Terhadap Ranperda APBD Tanah Datar Tahun 2022 berjalan dengan lancar Ketua DPRD dan Bupati Tanah Datar menadatangani berita acara kesepakatan Ranperda APBD Tanah Datar tahun 2022 dijadikan Perda setelah dispaikan rumusan hasil pembahasan Banggar DPRD dan TAPD yang disampai Pimpinan Banggar, Saidani, SP.


APBD Tanah Datar Tahun Anggaran 2022 yang disahkan tersebut berjumlah sebesar Rp1.212.482.550.883, terdiri dari belanja operasi Rp934.318.342.833 dan belanja modal Rp109.798.907.147, belanja tidak terduga Rp19.787.442.350 dan belanja transfer Rp148.577.858.553," sampai Saidani.


Bupati Tanah Datar, Eka Putra dalam pidato akhirnya mengatakan, Ranperda tentang APBD Tahun 2022 yang baru saja kita setujui bersama merupakan hasil proses pembahasan yang mengacu kepada ketentuan peraturan yang berlaku dan mempedomani KU dan PPAS APBD tahun anggaran 2022 yang disepakati pada tanggal 7 Agustus 2021 yang lalu. 


Dikatakan, pada APBD tahun anggaran 2022 ini kita memperioritaskan anggaran untuk pencapaian target RPJMD Kabupaten Tanah Datar tahun 2021 - 2016 aerta6 pelaksanaan program unggulan daerah.


 Pada kesempatan itu Bupati mengucapkan terima kasih kepada ketua beserta anggota DPRD, Forkopimda dan kepada semua yang telah memberikan dukungan dalam penyusunan  Ranperda APBD tahun anggaran 2022 ini, semoga dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Tanah Datar, ungkap Bupati. ( Vr)


ADSEN KIRI KANAN