Notification

×

MGID ATAS

Adsen


2023, Reaktivasi Jalur KA Naras ke Sungai Limau Dimulai

Senin, 15 November 2021 | 19:04 WIB Last Updated 2021-11-15T12:23:43Z


Wagub Sumbar, Audy Jonaidy bersama Sesditjen Perkeretaapian, Zulmapendi. 


Ketaping, fajarharapan.id - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian akan melakukan reaktivasi jalur kereta api dari Naras ke Sungai Limau pada 2023. Reaktivasi akan dimulai dengan pembebasan lahan dan perbaikan rel pada 2022.


Demikian disampaikan Sekretaris Ditjen Perkeretaapian, Zulmafendi pada Press Tour Pembangunan Perkeretaapian di Wilayah Sumatra Bagian Barat Direktorat Jenderal Perkeretaapian di ruang pertemuan di Stasiun Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau, Senin (15/11/2021).


Zulmafendi mengatakan, reaktivasi atau pengaktifan kembali jalur ini sudah masuk dalam Renstra atau Rencana Strategi yang telah disusun Ditjen Perkeretapiaan. “Jadi jalurnya sudah ada, tinggal perbaikan saja, karena ada beberapa yang sudah tergerus air,” katanya.


Pengaktifan kembali jalur yang merupakan perpanjangan dari Pariaman-Naras menurutnya karena adanya potensi ekonomi yang cukup menjanjikan di wilayah itu. Sebelumnya Ditjen Perkeretapiaan melalui Balai Teknik Perkeretapian Wilayah Sumatra Bagian Barat  telah melakukan peningkatan jalur dari Stasiun Padang hingga Naras, begitu juga dengan Lubuk Alung-Kayutanam. “Peningkatan jalur jalan rel kereta api juga sejalan dengan peningkatan keselamatan, khususnya di perlintasan sebidang,” sebut putra asli Batusangkar itu.


Ditjen Perkeretaapian ditegaskannya memberikan perhatian sangat besar terhadap perkembangan dan kemajuan perkeretapiaan di Sumatra Barat. Termasuk mendukung perkeretapiaan di Sawahlunto sebagai salah satu heritage dunia.  Bahkan, juga mendukung pariwisata Mentawai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus dengan mereaktivasi jalur jalan kereta api dari Pulau Air hingga ke Muaro Padang.


Wakil Gubernur Sumbar, Audy Jonaidy menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat sangat mendukung langkah reaktivasi sejumlah jalur jalan kereta api yang ada di daerah ini. Dukungan yang diberikan tak lain demi peningkatan ekonomi masyarakat di daerah setempat.


Untuk reaktivasi jalur Naras hingga Sungai Limau, karena adanya potensi CPO yang cukup besar di daerah itu. Dari itu, pihak Pemprov Sumbar terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait keselamatan perkeretaapian, melakukan pemasangan fasilitas keselamatan jalan di perlintasan sebidang, kegiatan fasilitasi dan pengembangan perkeretapian dengan stakeholder terkait, dan menginvetarisasi data keselamatan dan kecelakaan perkeretaapian. (yuma)


ADSEN KIRI KANAN