Notification

×

MGID ATAS

Adsen


Mensos Tri Rismaharini Tinjau Bencana Banjir dan Longsor di Sumbar

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 20:21 WIB Last Updated 2021-10-02T13:27:14Z

 Mensos Tri Rismaharini meninjau lokasi bencana banjir, longsor, dan pohon tumbang di Kabupaten Padang Pariaman,Sumatera Barat bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi dan Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Sabtu (2/10/2021). (humas)


Padang - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mendampingi Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini meninjau lokasi bencana banjir, longsor, dan pohon tumbang di Kabupaten Padang Pariaman,Sumatera Barat, sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak, Sabtu (2/10/2021).


"Bencana yang terjadi di Padang Pariaman, Rabu (29/9/2021) akibat cuaca ekstrem sejak seminggu terakhir. Kita berterima kasih atas dukungan dan bantuan dari Ibu Menteri Sosial," kata Mahyeldi di Padang Pariaman.


Gubernur mengatakan bantuan yang diberikan oleh Menteri Tri Rismaharini menjadi penyejuk bagi korban bencana yang tidak hanya kehilangan harta dan tempat tinggal tetapi juga kehilangan keluarga orang-orang tercinta yang meninggal akibat bencana.


"Kita berharap korban yang terdampak bisa kuat dan tabah menerima cobaan. Kita juga mengingatkan masyarakat yang berada di kawasan rentan bencana untuk waspada karena cuaca ekstrem mungkin masih berlanjut," katanya.  


Sementara itu Menteri Sosial Risma mengatakan saat mendengar ada korban jiwa dalam bencana di Sumbar ia sedang berada di Gorontalo. "Setelah pulang kemarin malam saya langsung ke sini," katanya.


Kunjungan Menteri Sosial itu sekaligus untuk menyerahkan santunan kepada keluarga korban dan bantuan terhadap warga terdampak bencana serta melihat penyebab terjadinya bencana yang mengakibatkan delapan korban jiwa itu.


Lokasi yang dikunjungi Mensos diantaranya Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuak Aluang yang di lokasi itu terjadi banjir dan longsor yang mengakibatkan satu keluarga berjumlah tujuh orang meninggal dunia.


Pada saat itu Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan santunan senilai Rp105 juta untuk satu anggota keluarga yang selamat.


Ia juga mengupayakan bantuan untuk memperbaiki 10 unit rumah yang rusak akibat banjir dan longsor. "Kalau datanya lengkap, mudah-mudahan dalam dua minggu anggaran bantuan bisa dicairkan," katanya.


Sedangkan lokasi kedua yaitu di Nagari Manggopoh Pala Gadang Ulakan Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis yang di lokasi itu terjadi banjir dan pohon tumbang yang menewaskan satu orang warga dan tiga luka-luka saat ziarah ke Makam Syekh Burhanuddin.


Di lokasi itu Kementerian Sosial menyalurkan santunan senilai Rp15 juta untuk keluarga korban yang meninggal.


Selain itu Mensos juga menyalurkan santunan untuk korban luka berat akibat bencana di dua lokasi itu kemudian juga disalurkan bantuan logistik berupa sembako dan makanan bayi serta hal lainnya di lokasi bencana senilai Rp112 juta.


Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan pada Rabu (29/9/2021) tercatat 33 peristiwa bencana terjadi  di daerah itu yang mengakibatkan delapan orang korban jiwa.


"Kita sudah menetapkan tanggap darurat 14 hari," ujarnya.


Ia berterima kasih atas bantuan yang disalurkan oleh Mentri Sosial yang meninjau langsung lokasi bencana. (*)



ADSEN KIRI KANAN