Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Sulap Buah Nanas Jadi Keripik, Mahasiswa Unram Optimis Home Industri di Pedesaan Bangkit

Senin, 11 Oktober 2021 | 21:28 WIB Last Updated 2021-10-11T14:28:42Z
.


Lombok Timur, fajarharapan.id -- Desa Lendang Nangka Utara, Kecematan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur NTB kaya dengan kebun nanasnya. Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Mataram (Unram) melihat itu sebagai kesempatan untuk perkembangan ekonomi.


Dengan inovasi baru, buah nanas itu dibuat menkadi produk berbeda dari produk nanas yang lainnya. Tercetuslah ide kreatif, mereka membuat keripik dari buah tersebut. Produk keripik nanas ini diharapkan mampu membangkitkan home industri di Desa Lendang Nangka Utara.


Ide cemerlang itu diterapkan diawali ketika rekan-rekan HMPS PPKn Universitas Hamzanwadi mendapatkan informasi kalau di Desa Lendang Nangka Utara terdapat banyak buah nanas yang hanya diperjual belikan saja tanpa adanya pengolahan dari masyarakat setempat.


"Pada awal tahun 2021 lalu, kami melakukan survei ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi itu. Dan ternyata benar. Alhasil Desa Lendang Nangka Utara sebagai tempat untuk diterapkannya program holistik pemberdayaan dan pembinaan desa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek)," ungkap Sekertaris HMPS PPKn Maqbul.


Diakui oleh Maqbul, bahwa sebelumnya ada sekitaran 3.000 lebih proposal yang diajukan oleh mahasiswa se-Universitas yang ada di Indonesia dan hanya 7 proposal dari mahasiswa Unram yang berhasil lolos di Kemendikbud Ristek, salah satunya proposal yang diajukan oleh HMPS PPKn Unram.


"Dana itulah yang kami manfaatkan untuk memberdayakan dan membina masyarakat Desa Lendang Nangka Utara mulai dari Agustus sampai Desember 2021 nanti. Dengan harapan agar perekonomian masyarakat di pedesaan semakin meningkat dan tentunya kami tetap optimis," ungkap Maqbul mahasiswa asal Narmada, Kabupaten Lombok Barat ini.


Selain itu, untuk semakin meningkatkan pemahaman masyarakat setempat akan pentingnya teknik pemasaran sebuah produk.  HMPS PPKn Unram juga melakukan pelatihan manajemen pemasaran dan organisasi di Aula Kantor Desa Lendang Nangka Utara, Minggu, 10 Oktober 2021.


"Sebelumnya kami juga sudah melakukan empat kali pelatihan ke tim produksi keripik nanas dan sudah membuat rumah produksinya juga," imbuh Maqbul.


Kades Lendang Nangka Utara Jumawal dalam sambutannya, mengajak agar mahasiswa dan masyarakat untuk tidak perlu malu memulai suatu bisnis meskipun dari bisnis kecil-kecilan.


"Proses sukses tidaklah mudah, oleh karenanya marilah kita mulai dari hal kecil untuk mendapatkan hasil yang besar," cetusnya.


Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Perindustrian Kabupaten Lombok Timur, Lalu Alwan Wijaya menekankan agar masyarakat selalu memperhatikan potensi pasar terlebih dahulu sebelum membuat suatu produk, dengan harapan produk yang dihasilkan laris terjual.


"Hal yang perlu untuk diperhatikan sebelum berbisnis adalah melihat potensi pasar atau kebutuhan yang dibutuhkan oleh pasar, agar mampu membuat produk yang laris terjual di pasaran," ungkap Alwan ketika menyampaikan materi teknik pemasaran.


Alwan juga berharap semoga kedepannya produk keripik nanas ini banyak diminati oleh para wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau Lombok. Terutama para wisatawan yang akan berkunjung ke Desa Wisata Tetebatu dan juga ke Sirkuit Mandalika dalam ajang world superbike (WSBK) nantinya, baik terjual secara offline ataupun online.


"Semoga produk kerepek nanas ini banyak diminati oleh para wisatawan nantinya, yang akan berkunjung ke Lombok," tutupnya. (zan)

ADSEN KIRI KANAN