Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Rajut Kebersamaan, Anggota Puan Anta Al-Nabila Laksanakan Senam Sehat

Minggu, 10 Oktober 2021 | 13:02 WIB Last Updated 2021-10-10T06:02:09Z
Para Puan Anta Al-Nabila memperlihat tas hasil keterampilan.


Pasbar fajarharapan.id - Demi merajut rasa kebersamaan para anggota Puan Anta Al-Nabila laksanakan senam pagi sehat di lapangan bola Volly  di Jorong Kapa Timur, Nagari Kapa, Kecamatan luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (9/10/2021).


Yuni Eka Fitri selaku kordinator Puan di Kejoronggan Kapa Timur mengatakan, kegiatan senam pagi rutinitas bagi para anggota  Puan dan terutama untuk kebersamaan dan kekompakan sesama anggota dan juga berolahraga. "Kalau kita sering berolahraga tentu badan kita tentu sehat," ujarnya.


Kegiatan ini dilaksanakan dua kali  semingu. Untuk kegiatan dilaksanakan pada hari yang sudah tentukan Selasa dan Sabtu.  Puan anta Al-Nabila beranggotakan lebih kurang 30 orang.


Menurutnya, Puan yang ada di Jorong Kapa Timur ini juga bimbingan dari Ny. Nina Baharudin.R. Selain senam juga mengadakan keterampilan merajut tas wanita.


"Itu selalu  kita laksanakan bersama kawan-kawan, untuk dikerjakan  dalam  tiga kali satu minggu. Untuk waktu pembuatan tas itu secara  bergiliran, karena peralatan kita belum memadai, peralatan gunakan belum ada pekerjan masih secara manual kita hanya memiliki satu unit mesin jahit," ujar Yuni Eka Fitri.


Sementara itu Endang Nengsih selaku ketua rajut melatih para anggota Puan sudah satu tahun memberi pelatihan kepada anggota Puan untuk bisa membuat suatu kerajinan dan  keterampilan. Hal itu dilakukan agar agar kedepannya membantu tambahan kebutuhan untuk dalam keluarga.


Anggota Puan Anta  Al-Nabila ini sudah luar biasa untuk keahlian mereka dalam pembuatan tas wanita. Sudah ada yang di jual sekitar 20 buah, namun tergantung untuk pendanaan sedangan untuk satu buah tas itu membutuhi dana sekitar Rp200 ribu.


Guna untuk pembeli bahan yang akan dijadikan untuk tas, namun peralatan pembuat tas itu tidak memadai karena cara mengerjakan manual. 


"Kita sama kawan-kawan mendorong agar tetap  semangat dan berjuang semoga ada jalan untuk kita  memajukan rajut ini," harapannya. (By Roni)

ADSEN KIRI KANAN