Notification

×

MGID ATAS

Adsen


Walikota Banjarmasin Resmikan Program Percontohan Berbasis Warga

Kamis, 30 September 2021 | 16:19 WIB Last Updated 2021-09-30T09:19:21Z

 

poto bersama anggoga TUMI dengan Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina

Banjarmasin, Fajarharapani. id - Setelah berhasil memenangkan Global Urban Mobility Challenge (Kompetisi Mobilitas Perkotaan Tingkat Dunia) di tahun 2019, Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina, meresmikan program percontohan berbasis warga. Dengan tema ‘TUMI Inclusive Banjarmasin’ yang terdiri dari tiga inisiatif, yaitu, zona sekolah yang aman dan inklusif, mobilitas inklusif, dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. 


Program ini digarap di Kelurahan Gadang, selama dua tahun melalui kerjasama yang dipimpin oleh Yayasan Kota Kita dan diimplementasikan bersama Pemerintah KotaBanjarmasin, Kaki Kota Banjarmasin, Urban+ Institute, Difabike, LK3, Universitas SarjanawiyataTamansiswa Yogyakarta, Wasaka Team, Universitas Lambung Mangkurat, MAN 2 Model Banjarmasin, SMK NU Banjarmasin, SDN Gadang 2 Banjarmasin, dan SMPN 10 Banjarmasin.


Melalui proses yang mendorong partisipasi warga, program ini berhasil mengimplementasikan tiga proyek percontohan yaitu 1. Zona Sekolah Aman dan Inklusif, 2. Layanan Mobilitas Inklusif untuk Membuka Peluang Ekonomi Baru, yaitu pembuatan motor roda tiga yang dapat digunakan sebagai layanan mobilitas baru di Kota Banjarmasin, 3. Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.


Alih-alih mengundang ahli dari luar untuk datang dengan berbagai ide besar agar menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi warga, lokakarya partisipatif yang melibatkan warga Kelurahan Gadang, termasuk di dalamnya anak-anak dan penyandang disabilitas dilakukan dalam perencanaan program percontohan untuk mendapatkan aspirasi dan masukan dari warganya sendiri, sehingga program yang diimplementasikan dapat menciptakan lingkungan yang benar-benar dibutuhkan warga.


Dalam rangka penutupan program Kota Kita sebagai bentuk perayaan atas beragam pencapaiannya, Program ‘TUMI Inclusive Banjarmasin Urban Mobility and Accessibility for All’ diresmikan langsung oleh Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina secara virtual Kamis, (30/9).


“Pemerintah Kota Banjarmasin sangat mengapresiasi program TUMI Inclusive Banjarmasin yang telah mendukung aspirasi warga Kota Banjarmasin dalam upaya mewujudkan Kota Banjarmasin sebagai Kota Inklusi, terutama atas proses kolaborasi dan koordinasi semua dinas Pemerintah Kota Banjarmasin mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan. Melalui program ini, Pemerintah Kota Banjarmasin tidak merasa sendiri dalam mewujudkan cita-cita bagi kota inklusi,” ujar Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina.


“Upaya Kota Banjarmasin sebagai Kota Inklusi tidak berhenti sampai di sini. Program ini telah memberi inspirasi bagi kami untuk melihat potensi replikasi di tempat lain di Kota Banjarmasin. Semoga skemakolaboratif dan partisipatif yang diimplementasikan di program TUMI Inclusive Banjarmasin bisa menjadi pedoman kita dalam membangun Kota Banjarmasin ke depan. Mari Kayuh Baimbai (berkolaborasi) untuk Banjarmasin BAIMAN dan Lebih Bermartabat.” ungkapnya 


Disisi lain Martin Hansen, selaku Country Director, GIZ Indonesia juga menyampaikan. “Hubungan bilateral antara Indonesia dan Jerman selama 60 tahun terakhir terus berkembang dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan lestari di bidang energi, pendidikan vokasi dan pengembangan ekonomi, konservasi dan lingkungan. Kami bangga dapat bekerja bersama dengan Yayasan Kota Kita dalam upaya mendorong inklusivitas di Kota Banjarmasin,” ujar Martin Hansen, dalam pidato pembuka acara.


Selain peningkatan fasilitas, percontohan program ini juga berupaya untuk mempromosikan nilai perencanaan inklusif dan pendekatan partisipatif dalam membangun kota yang lebih baik untuk semua dan untuk menampilkan inisiatif ‘TUMI Inclusive Banjarmasin’ sebagai contoh bagaimana keterlibatan multi pihak dan proses yang digerakkan oleh warga sangat penting dalam mempromosikan perencanaan dan pembangunan inklusif di kota-kota.


Ahmad Rifai, Direktur Eksekutif, Yayasan Kota Kita, menyatakan bahwa program TUMI Inclusive Banjarmasin menjadi salah satu pencapaian penting yang dicapai dari kolaborasi antara Kota Kita dan Pemerintah Kota Banjarmasin sejak tahun 2011. (*)


ADSEN KIRI KANAN