Notification

×

MGID ATAS

Adsen

Sering Menampakkan Diri, Buaya Resahkan Warga dan Nelayan Pesisir Lotim

Rabu, 15 September 2021 | 14:14 WIB Last Updated 2021-09-15T07:14:46Z
.


Lombok Timur, fajarharapan.id – Sudah sering kali buaya menampakkan diri di sekitar pesisir Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), sehingga meresahkan warga sekitar.


Warga sekitar Labuhan Haji sering melihat buaya tersebut. Kejadian itu telah dilaporkan kepada pihak terkait.


Kali ini, binatang melata itu muncul lagi di perairan Teluk Jukung, Kecamatan Jerowaru, pada 11 September 2021. Kemunculan buaya tersebut telah diabadikan dalam video yang diupload oleh akun facebook Ondy SA. “Video tersebut berasal dari teman saya, seorang nelayan di Teluk Jakung,” jelas Ondy SA kepada wartawan Fajarharapan.id lewat telepon Rabu, (15/9/2015).


Video tersebut dibagikan 64 kali di facebook. “Keesokan harinya, predator itu kembali tampak di Keramba Jaring Apung (KJA) budidaya Lobster di Terelong-elong, Desa Jerowaru, dan juga Desa Pare Mas, Kecamatan Jorowaru,” imbuhnya.


Denga informasi itu, wartawan media Fajarharapan.id menelesurinya langsung. Info yang dapat dikumpulkan dari introgasi warga dan beberapa saksi mata yang melihat langsung. 

“Saya mengira besarnya lebih dari ukuran orang dewasa. Warnanya hitam sekali. Buaya itu diam di pinggir pesisir, lalu beberapa menit kemudian masuk ke dalam air. Sayang sekali, waktu itu saya tidak membawa kamera,” tutur Masdi (36), seorang warga beralamat di Desa Pare Mas, Kecamatan, Jorowaru, Lombok Timur. 


Tidak hanya itu, pengalaman yang sama juga dirasakan oleh Marwan (33), Nelayan asal Terelong-elong, Desa Jorowaru, Kecamatan Jorowaru. Dia melihat itu pada pagi hari, ketika sedang pergi memancing. Dan juga dikatan, banyak warga yang telah melihat buaya tersebut.


Terkait dengan beberapa saksi mata yang melihatnya, dan beberapa video yang membuktikannya, warga berharap, terlebih khususnya para nelayan, untuk mengevakuasi buaya tersebut, agar warga, pengunjung, dan nelayan bisa kembali menikmati laut.


Sementara itu, Kapolsek Jerowaru IPDA Abd. Rasyid saat dikonfirmasi mengaku belum menerima informasi terkait dengan yang diresahkan warga saat ini. 


“Belum ada informasi terhadap hal tersebut. Memang, di tahun lalu, sempat ada laporan mengenai itu dari nelayan keramba lobster, namun ketika dipatrolikan, pihak kami tidak melihat yang dimaksud,” ujarnya. (zan)

ADSEN KIRI KANAN